Senin 23 November 2020, 20:20 WIB

Lembaga Penyiaran Harus Mampu Perkuat Ideologi Bangsa

Mediaindonesia.com | Humaniora
Lembaga Penyiaran Harus Mampu Perkuat Ideologi Bangsa

Dok MI
.

 

DIGITALISASI penyiaran harus mampu meningkatkan peran lembaga penyiaran dalam membangun ketahanan budaya dan ideologi bangsa.

"Dengan kelebihan sistem digitalisasi dapat menjangkau wilayah yang lebih luas, bisa dimanfaatkan untuk menyiarkan informasi ke daerah tertinggal, terdepan dan terluar sehingga mampu memberi pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam diskusi daring terkait Digitalisasi Penyiaran di Indonesia yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia bekerjasama dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Kementerian Komunikasi dan Informatika, Senin (23/11).

Menurut Lestari, di era globalisasi yang membuat dunia tanpa batas dan saat ini ada indikasi lunturnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat, di wilayah  tertinggal, terdepan dan terluar (3T), akibat masih lemahnya penetrasi siaran analog di wilayah tersebut.

Sementara itu, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, di wilayah 3T itu saat ini didominasi oleh siaran-siaran televisi negara lain.

Digitalisasi penyiaran, menurut Rerie, berpotensi memperkuat dan memperluas cakupan penyiaran. Sehingga, tegasnya, digitalisasi penyiaran diharapkan mampu menjawab tantangan di wilayah-wilayah 3T tersebut.

Karena, ujarnya, di wilayah perbatasan masih banyak terjadi luberan informasi dari negara tetangga, potensi ekonomi yang belum dikelola dengan baik dan belum optimalnya infrastruktur di wilayah tersebut.

"Faktor-faktor itulah yang harus jadi pendorong kita untuk menunjukkan keseriusan membangun infrastruktur penyiaran di wilayah 3T," ujar Legislator Partai NasDem itu.

Membangun industri penyiaran digital agar bisa menjangkau wilayah perbatasan, menurut Rerie, bukan sekadar agar siaran televisi bisa dinikmati masyarakat di wilayah tersebut dengan baik.

Media penyiaran, jelasnya, memang punya kemampuan untuk menetralisir berita yang salah dan cenderung menciptakan hoax.

Lebih dari itu, tegas Rerie, dengan tata kelola yang baik industri penyiaran digital juga diharapkan mampu mendorong pembangunan ekonomi di wilayah 3T.

Tantangan penyiaran digital di masa datang, menurut Rerie, antara lain perlu penguatan informasi dan konten digital sehingga mampu ikut membangun nasionalisme bangsa, lewat konten yang mengandung nilai kebangsaan seperti nilai-nilai pada Pancasila, UUD 1945, Bineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (OL-8)

Baca Juga

DOK ASTON Priority Simatupang

ASTON Priority Simatupang Hadirkan Promo Chinese New Year Eve Dinner Buffet untuk Rayakan Imlek

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 14:52 WIB
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi 021 7883 8777 atau melalui email ke...
Antara/Irwansyah Putra.

Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksinasi Internasional sesuai Standar WHO

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 28 Januari 2022, 14:50 WIB
Sertifikat ini hanya sebagai dokumen kesehatan dan pelaku perjalanan tetap wajib mematuhi peraturan dan protokol kesehatan yang berlaku di...
DOK HOTEL AMBHARA

Rayakan The Great Lunar Year of The Tiger di Hotel Ambhara

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 14:40 WIB
Berlaku di 31 Januari 2022, tunggu apa lagi, hanya di Hotel...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya