Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT Pendidikan Puspeka (Puspeka) baru-baru ini menggelar webinar bertemakan Pemuda dan Cinta Tanah Air. Selain menumbuhkan nasionalisme dan cinta Tanah Air kepada generasi muda, webinar itu sebagai upaya menumbuhkan karakter kebhinekaan sesuai dengan sikap Pelajar Pancasila.
"Diharapkan, dengan kegiatan ini, kami mengajak generasi muda, lebih mengenal menguatkan rasa cinta Tanah Air, nasionalisme, dan tentunya kebhinekaan," kata Kepala Puspeka Hendarman.
Letnan Dua Penerbang Ajeng Tresnadewi menyampaikan menumbuhkan nilai-nilai kebhinekaan bisa dimulai dengan mencintai Tanah Air lebih dulu. "Misalnya dengan mencintai produk dalam negeri dan menjaga kerukunan umat beragama," ujar dia.
Guru muda berprestasi yang meraih predikat Guru Community Learning Center (CLC) Teladan Kemendikbud 2020 Adelia Aryani Putri mengatakan cinta Tanah Air perlu dilakukan dengan menggali hal lain lebih banyak tentang Indonesia. "Jadi bukan hanya dari sekolah, bisa dari orang-orang, teman-teman, buku dan banyak hal. Dari sanalah kita makin cinta," jelas dia.
Ini misalnya ditularkan Adel kepada peserta didiknya di Kinabatangan, Sabah, Malaysia. Menurut Adel, kebanyakan peserta didiknya adalah anak-anak pekerja migran Indonesia yang sejak lahir tinggal di Malaysia. Bahkan, mereka ada yang belum pernah sama sekali pergi ke Indonesia. Padahal, orang tua mereka Warga Negara Indonesia (WNI).
Tiap bulan, dalam rangka 'wonderful mom', Adel kerap mengajak mereka agar mengenal Indonedia lebih banyak. Caranya dengan membahas satu daerah secara lengkap mulai dari budaya, adat, bahasa, dan lainnya dalam satu waktu.
"Misalnya bulan ini kita belajar Banda Aceh. Dari bahasa, budaya, baju adat semuanya kita pelajari. Ini lah yang memberikan kesempatan untuk kenal lagi lebih banyak tentang Indonesia, atau dengan kata lain ini mengajarkan nilai-nilai kebhinekaan," jelas dia.
Ibu dari sepasang pemuda berbakat Tanah Air 'Rara dan Rafi' Anggarainy Damanik ini mengungkapkan cinta Tanah Air dan menanamkan kebhinekaan ditanamkan pada kedua anaknya dengan cara menghormati teman-teman yang berbeda agama. Sebab, sikap toleransi kepada orang lain yang berbeda bakal menjadikan mereka menerima Indonesia mempunyai agama, suku, serta budaya beraneka ragam.
"Kedua anak saya memilih sendiri masuk ke sekolah negeri karena mereka ingin belajar mandiri dan memahami lingkungan di sekitar mereka agar memiliki rasa empati besar pada teman dan lingkungannya," ungkap Rainy. (RO/OL-09)
Saksi Sutanto ungkap peran dominan Jurist Tan dalam sidang korupsi pengadaan laptop Kemendikbudristek yang menyeret nama Nadiem Makarim.
Dalam persidangan, terlihat juga istri Nadiem, Franka Franklin, serta ibunda Nadiem, Atika Algadrie, yang sudah hadir dan menyambut Nadiem sejak masuk ke ruang sidang.
KEMAMPUAN membaca bukan bawaan lahir. Otak manusia tidak dirancang untuk itu. Itu ialah penemuan budaya yang baru
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
Suap dan gratifikasi di sektor pendidikan biasanya terjadi karena adanya orang tua murid memaksakan anaknya masuk sekolah tertentu.
Harli menegaskan Kejagung belum menentukan tersangka dalam kasus ini. Perkaranya masih menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum.
Musda ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Generasi muda perlu ruang untuk kembali merumuskan harapan dan arah masa depan.
Generasi muda, termasuk yang tergabung dalam Karang Taruna, didorong untuk terus terlibat dalam memperkuat sektor ekraf.
Beberapa pemuda terlihat mengacungkan balok dan menghantamkan benda tersebut ke arah mobil yang melintas
PUTUSAN Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XX/Tahun 2025 yang memisahkan pemilu nasional dan pemilu lokal dinilai berpotensi mengubah peta demokrasi Indonesia secara drastis.
Guru Besar UNJ, Abdul Haris Fatgehipon, menegaskan perlunya rekonstruksi gerakan kebangsaan dengan menempatkan pemuda sebagai aktor utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved