Sabtu 21 November 2020, 19:35 WIB

Pendidikan Vokasi Penting untuk Siapkan SDM Hadapi Industri 4.0

mediaindonesia.com | Humaniora
Pendidikan Vokasi Penting untuk Siapkan SDM Hadapi Industri 4.0

Ist
Menaker Ida Fauziyah sebagai keynote speaker di webinar dengan tema 'Tantangan Sistem Pendidikan Vokasi Terhadap Kebutuhan Industri'.

 

KOLABORASI antara pemerintah dan dunia usaha dan industri sangat didorong Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) dan Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK). Dengan harapan, GNIK sebagai wadah profesional dan praktisi industri dapat menyerap lulusan Polteknaker.

Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Dr.Ida Fauziyah,Msi dalam webinar dengan tema Tantangan Sistem Pendidikan Vokasi Terhadap Kebutuhan Industri dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-3 Polteknaker di Jakarta, Sabtu (21/11).

Sebagai keynote speaker, Menaker mengatakan dengan revolusi industri 4.0 dan dampak pandemi covid-19, maka dibutuhkan transformasi ketenagakerjaan.    

"Kemenaker telah menyiapkan strategi untuk tetap bisa berperan dalam proses link and match di pasar kerja melalui pelatihan vokasi, yang dilakukan dengan lima cara," kata Ida Fauziyah.

Ia menjelaskan pertama, menganalisis dinamika permintaan dan penawaran di sektor ketenagakerjaan. Kedua, penyiapan kompetensi baru melalui pelatihan kerja dan kebijakan triple skilling yaitu skilling, reskilling, serta upskilling. Tiga, mengoptimalkan proses pemagangan untuk menambah pengalaman kerja.

Selain itu, menurut Menaker, empat, peningkatan soft skill dan produktivitas pekerja, melakukan redesain kurikulum dan metode dengan pendekatan human digital skill dan metode blanded training.

"Kelima, mengoptimalkan proses kolaborasi antara dunia industri, lembaga diklat, kadin atrau apindo, asosiasi untuk identifikasi kebutuhan kompetensi," paparnya.

Menaker berharap semua program yang dijalankan harus didukung oleh semua pihak dengan kolaborasi dan komitmen yang baik.

Pentingnya pendidikan vokasi 

Sementara Plt. Direktur Politeknik Ketenagakerjaan, Elviandi Rusdi, S.E, M.Hum, Ph.D mengatakan bahwa saat ini pendidikan vokasi memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan lulusan berkualitas yang terampil dan kompeten.

"Polteknaker sebagai penyelenggara pendidikan vokasional harus mampu memberikan kontribusi melalui lulusan kompeten, kritis dan solutif, untuk menghadapi tantangan maupun peluang yang ada," kata Elviandi.

Elviandi menegaskan bahwa Polteknaker dan selururh sivitas akademika akan terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik melalui penyesuaian terhadap perkembangan pengetahuan dan teknologi.

“Ke depan, Polteknaker akan memfokuskan pada upaya bidang pendidikan dan riset, kerjasama dengan industri, lisensi produk penelitian serta penataan kampus yang memelihara kreativitas sebagaimana visi dari institusi yaitu menjadi politeknik unggul dalam menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di bidang ketenagakerjaan,” paparnya.

Sekjen Kemenaker Anwar Sanusi,PhD, juga menyatakan dukungan atas kegiatan yang dilakukan Polteknaker yang menghadirkan narasumber Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto,PhD.

Sementara itu, Wikan mengatakan yang dibutuhkan saat ini bukan hanya hard skill, tetapi soft skill untuk menghadapi era disrupsi. Ia juga berharap Polteknaker dapat menciptakan SDM yang mempunyai soft kill, hard skill,dan karakter yang berkualitas untuk meningkatkan kompetensi (RO/OL-09)

 

 

Baca Juga

Instagram @lestarimoerdijat

Pemangkasan Cuti Bersama Harus Seiring Mengendalikan Pergerakan Ma

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 19:40 WIB
Pemerintah sudah berupaya menerapkan langkah hati-hati menjelang libur panjang akhir tahun, dalam bentuk pengurangan jumlah hari libur...
Antara/Nyoman Hendra

Oktober, Kunjungan Wisman ke RI Hanya 158 Ribu Orang

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 01 Desember 2020, 18:57 WIB
BPS melaporkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia masih landai. Kondisi itu dipengaruhi pandemi covid-19 dan kebijakan...
ANTARA/Fakhri Hermansyah

Kemendikbud: Pembelajaran Tatap Muka 2021 Bagi Sekolah yang Siap

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 01 Desember 2020, 18:30 WIB
 Pembelajaran tatap muka bukan diwajibkan namun dimungkinkan dengan memenuhi seluruh syarat yang ditetapkan dalam SKB 4...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya