Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHIMPUNAN untuk Pendidikan dan Guru (P2G) melaporkan bahwa ratusan ribu data pribadi yang diduga milik para guru calon penerima bantuan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp1,8 juta bocor ke publik. Data tersebut beredar luas melalui media sosial termasuk WhatsApp Group.
"Dalam konten berbentuk aplikasi excel tersebut tercantum ratusan ribu nama orang yang diduga calon penerima BSU Kemendikbud,” kata Koordinator P2G Satriwan Salim dalam keterangan resmi, Jumat (20/11).
Beredarnya data-data tersebut membuat P2G dan para guru resah. Satriwan mengatakan semestinya pihak Kemendikbud dan pihak bank bisa menjaga kerahasiaan data pribadi para guru dan tenaga kependidikan yang akan menjadi calon nasabah bank tersebut.
"Sampai-sampai ada nomor induk kependudukan, nomor rekening yang bersangkutan, bahkan nama Ibu kandungnya. Kami sangat menyayangkan data pribadi ini bocor dan tersebar ke publik melalui WAG," sesal Satriwan.
Dia menjelaskan bahwa proses pendataan calon penerima BSU ini lebih praktis dan efesien, yakni guru tinggal mengecek di web Dirjen GTK Kemdikbud, lalu mendaftarkan diri secara mandiri. Tidak melibatkan pihak ketiga atau administrasi di sekolah, seperti surat keterangan kepala sekolah, yayasan dan lainnya.
"Semua serbalangsung antara guru honorer atau swasta dengan Kemendikbud," tambahnya.
Sementara iti, Iman Z Haeri, Kabid Advokasi Guru P2G mengungkapkan, sebagai seorang guru honorer di sebuah SMA swasta, juga merasa khawatir namanya dan rekan-rekannya bocor. Pihak-pihak yang berniat jahat pasti bisa saja menggunakan data pribadi tersebut untuk tindak pidana.
"Potensi penyalahgunaan data kami para guru honorer ini bisa saja dilakukan, oleh pihak tertentu yang ingin mengambil keuntungan," demikian ungkap Iman yang mengajar Pendidikan Sejarah di SMA swasta Jakarta Selatan.
Para guru honorer dan swasta yang belum mendaftarkan BSU pun, akhirnya merasa takut dan cemas jika mau mendaftarkan diri secara online. Takut hal sama akan terjadi pada diri mereka.
"Mas Menteri pasti sangat paham soal keamanan digital. Kalau kecolongan lagi, ini mirip kejadian percakapan dalam penyederhanaan draf kurikulum beberapa waktu lalu. Kali ini yang bocor data guru. Dapat bantuan subsidi saja belum, datanya sudah bocor. Miris sekali nasib guru honorer," tuturnya.
P2G meminta agar Kemendikbud dan pihak bank segera memproteksi data-data pribadi para guru dan tenaga kependidikan tersebut. Mengingat jumlah calon penerimanya mencapai 2.034.732 orang. Dan total anggarannya cukup fantastis sebesar Rp3,66 triliun.
P2G pun berharap pihak kepolisian segera menyelidiki dugaan pembocoran data-data pribadi guru dan tenaga kependidikan yang saat ini tersebar di grup WA, dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sehingga, keamanan data pengguna khususnya para guru, tenaga kependidikan, dan dosen ini benar-benar terlindungi oleh negara. (H-2)
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesuaikan postur anggaran Transfer ke Daerah (TKD) seringkali dicap sebagai keputusan pragmatis belaka.
Pemprov DKI hanya menyesuaikan penganggaran untuk pelaksanaan program selama 10 bulan pertama tahun anggaran.
Pemprov DKI perlu memperhatikan penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan bahasa asing di sekolah-sekolah negeri maupun swasta.
tarif Transjakarta sebenarnya mencapai sekitar Rp13 ribu per penumpang, namun masyarakat hanya membayar Rp3.500 berkat subsidi besar dari pemerintah daerah.
ASUMSI makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 yang optimistis berisiko kembali mengulang deviasi antara target dan realisasi alias meleset.
Saksi Sutanto ungkap peran dominan Jurist Tan dalam sidang korupsi pengadaan laptop Kemendikbudristek yang menyeret nama Nadiem Makarim.
Dalam persidangan, terlihat juga istri Nadiem, Franka Franklin, serta ibunda Nadiem, Atika Algadrie, yang sudah hadir dan menyambut Nadiem sejak masuk ke ruang sidang.
KEMAMPUAN membaca bukan bawaan lahir. Otak manusia tidak dirancang untuk itu. Itu ialah penemuan budaya yang baru
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
Suap dan gratifikasi di sektor pendidikan biasanya terjadi karena adanya orang tua murid memaksakan anaknya masuk sekolah tertentu.
Harli menegaskan Kejagung belum menentukan tersangka dalam kasus ini. Perkaranya masih menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved