Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
“HARI itu sibuk banget, kami kaget. Suasana tegang. Guru-guru masih masuk sekolah dan berkumpul di ruangan serbaguna ini,” ungkap Fajar Selawati, guru PPKN SMAN 77 Jakarta ketika menceritakan hiruk pikuk hari pertama penerapan pembelajaran jarak jauh, beberapa waktu lalu.
Sesuai instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, daerah di zona oranye dan merah covid-19 harus melaksanakan PJJ. Namun, hari itu, dengan penuh keterpaksaan, kepala sekolah meminta seluruh guru SMAN 77 untuk tetap masuk meski tak satu pun siswa berada di sekolah. Kepsek menambahkan agar seluruh guru membawa laptop. “Kami mulai rapat dan merumuskan aplikasi apa yang akan digunakan,” terang Sela, panggilan akrabnya, ketika ditemui Medcom.id.
Begitu banyak aplikasi yang mendadak harus dipelajari, mulai Zoom, Google Classroom, hingga Sipintar milik Dinas Pendidikan DKI Jakarta. “Akhirnya, kami mengembangkan LMS (learning management system) yang sekolah punya. E-learning yang sudah sekolah miliki bernama Moodle,” ujar Sela.
Lalu, muncul tantangan berikutnya, yakni mengatasi tak seragamnya daya adaptasi guru dalam menggunakan aplikasi. “Tapi saya salut, semua guru di sekolah ini berusaha keras untuk cepat beradaptasi,” terang Sela.
Untungnya, SMAN 77 terbiasa menggunakan sistem tutor sebaya. Sistem ini digunakan untuk saling menularkan kemahiran. Kepala sekolah kemudian membagi guru ke dalam beberapa kelompok. Setiap guru diminta mengusulkan aplikasi belajar yang ia kuasai. Guru yang sudah mahir diberi kesempatan memberi materi dan melatih sesama guru.
Awal pelaksanaan PJJ diakui Sela ialah yang terberat. Pembelajaran daring yang ideal pun urung terwujud. Guru kala itu masih sebatas mengunggah paparan menggunakan Power Point atau memberi tugas harian. “Karena memang tidak ada yang siap dan belum ada bahan ajar yang kami buat di Youtube,” ucap Sela.
Pekan-pekan awal belajar mengunakan aplikasi pun tak berlangsung mulus. “Banyak siswa bangun kesiangan, jadi kadang guru harus membangunkan. Mulai 05.30 WIB saya sudah ngomel di group Whatsapp,” terang Sela.
Nyaman setelah tiga bulan Di waktu yang sama, Sela dan guru lainnya juga masih harus datang ke sekolah. Proses pelatihan memahirkan berbagai aplikasi belajar masih terus berlangsung. Sebagai guru milenial dan lumayan menguasai teknologi, Sela mendapat tugas membantu guru-guru lain memperlancar cara memasukkan bahan ajar, membuat soal, dan sebagainya.
“Memang sulit, kami lakukan bertahap. Tiga bulan pertama memang ujian terberat bagi guru, sekolah, juga anak-anak,” ujar lulusan Universitas Negeri Jakarta itu.
Kini, saat memulai semester baru, tepatnya Juli 2020, sekolah, guru, siswa, dan orangtua sudah lebih nyaman dengan PJJ. Sela dan guru-guru lain pun sudah mulai bisa berimprovisasi, tak lagi sekadar memberi tugas harian, tetapi juga bagaimana membuat PJJ daring ini tak membuat siswa jenuh atau bahkan depresi. (CitraLarasati/Ilham Pratama/X-11)
PASUKAN Israel mundur dari kota-kota di Tepi Barat utara yaitu Jenin, Tulkarem, dan kamp-kamp pengungsian mereka pada awal 6 September.
RURI, vokalis band Republik, mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor gede (moge) di Jalan Nasional, tepatnya Dusun Kidul, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.
DIDUGA korsleting listrik, gudang kayu olahan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, ludes terbakar. Selain panasnya cuaca, dalam proses pemadaman, petugas terkendala stok air.
KEBAKARAN hebat melanda pabrik produksi sepatu di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Kobaran api yang cukup besar sempat membuat panik para karyawan.
SEORANG pemancing udang di aliran sungai Bukit Layang, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, Minggu (28/7).
SEEKOR buaya muara menyerang warga Teluk Bayur, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Buaya sepanjang 3 meter tersebut lalu ditangkap warga. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Saat ini terdapat perbedaan rekomendasi antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi terkait pola kerja fleksibel.
KETUA PP Muhammadiyah sekaligus pengamat pendidikan dan sosial, Anwar Abbas, mengatakan bahwa proses belajar-mengajar memang sebaiknya dilaksanakan secara tatap muka.
SEKRETARIS Jenderal Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Dudung Abdul Qodir mengapresiasi keputusan pemerintah untuk tetap menerapkan pembelajaran tatap muka.
KEPUTUSAN pemerintah membatalkan rencana pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada April 2026 dinilai sebagai langkah tepat di tengah kekhawatiran penurunan kualitas pendidikan.
KETUA Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri mengatakan bahwa keputusan pemerintah tetap memberlakukan sekolah tatap muka sudah tepat. Namun, kegiatannya harus berkualitas.
PENGAMAT dan praktisi pendidikan Indra Charismiadji menilai wacana pembelajaran jarak jauh atau PJJ maupun work from home atau WFH tak berkaitan dengan kualitas pendidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved