Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
ADA perbedaan mendasar antara pneumonia biasa dan peradangan paru-paru akibat covid-19. Hal itu ditekankan pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Telly Kamelia.
“Tidak semua pneumonia adalah covid-19. Pneumonia adalah peradangan paru yang disebabkan bakteri, virus dan jamur. Sedangkan pneumonia pada covid-19 disebabkan oleh virus SARS-CoV-2,” jelas Telly dalam keterangan resmi, Senin (16/11).
Menurut Telly, perbedaan pneumonia umum dengan covid-19 secara cepat berdampak pada keputusan penanganan. Terutama saat tenaga medis menghadapi kasus perdagangan paru-paru.
Baca juga: Pemerintah Siapkan Rp34 Triliun untuk Vaksin Covid-19
Adapun prinsip pengobatan pneumonia berdasarkan penyebab. Sementara itu, pneumonia pada covid-19 diterapi dengan antivirus sebagai pengobatan kausal. Kemudian disertai pengobatan tambahan lain, seperti klorokuin.
“Tetap yang terpenting adalah bagaimana mencegah, agar tidak terkena pneumonia. Karena pada dasarnya, mencegah lebih baik dari mengobati,” pungkas Telly.
Dokter spesialis paru dan pernapasan dari RS Pondok Indah Bintaro Jaya Feni Fitriani menilai gejala pneumonia akibat covid-19 mirip dengan radang paru-paru biasa. Seperti, muncul demam, infeksi saluran pernapasan dengan gejala batuk kering, pilek, sesak napas dan lesu.
Selain itu, napas penderita tampak sangat cepat dari biasanya. Adapun peradagangan paru-paru akibat covid-19 bisa berlangsung selama 14 hari, atau kurang dari itu.(Ant/OL-11)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved