Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ADA perbedaan mendasar antara pneumonia biasa dan peradangan paru-paru akibat covid-19. Hal itu ditekankan pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Telly Kamelia.
“Tidak semua pneumonia adalah covid-19. Pneumonia adalah peradangan paru yang disebabkan bakteri, virus dan jamur. Sedangkan pneumonia pada covid-19 disebabkan oleh virus SARS-CoV-2,” jelas Telly dalam keterangan resmi, Senin (16/11).
Menurut Telly, perbedaan pneumonia umum dengan covid-19 secara cepat berdampak pada keputusan penanganan. Terutama saat tenaga medis menghadapi kasus perdagangan paru-paru.
Baca juga: Pemerintah Siapkan Rp34 Triliun untuk Vaksin Covid-19
Adapun prinsip pengobatan pneumonia berdasarkan penyebab. Sementara itu, pneumonia pada covid-19 diterapi dengan antivirus sebagai pengobatan kausal. Kemudian disertai pengobatan tambahan lain, seperti klorokuin.
“Tetap yang terpenting adalah bagaimana mencegah, agar tidak terkena pneumonia. Karena pada dasarnya, mencegah lebih baik dari mengobati,” pungkas Telly.
Dokter spesialis paru dan pernapasan dari RS Pondok Indah Bintaro Jaya Feni Fitriani menilai gejala pneumonia akibat covid-19 mirip dengan radang paru-paru biasa. Seperti, muncul demam, infeksi saluran pernapasan dengan gejala batuk kering, pilek, sesak napas dan lesu.
Selain itu, napas penderita tampak sangat cepat dari biasanya. Adapun peradagangan paru-paru akibat covid-19 bisa berlangsung selama 14 hari, atau kurang dari itu.(Ant/OL-11)
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved