Senin 02 November 2020, 17:07 WIB

Pasca Libur Panjang, Belum Ada Lonjakan Positif Korona

Suryani Wandari Putri Pertiwi | Humaniora
Pasca Libur Panjang, Belum Ada Lonjakan  Positif Korona

Antara
Ilustrasi

 

KOORDINATOR RS Darurat Covid-19 Mayjen TNI Tugas Ratmono, menyampaikan pasca libur panjang Mulid Nabi Muhammad SAW dari tanggal 28 Oktober hingga 1 November belum berpengaruh pada lonjakan kasus positif covid-19.

Pasien sembuh dari Covid-19 per 1 November 2020 justru bertambah sebanyak 4.141 orang. Jumlah tersebut menambahkan kesembuhan kumulatif nasional menjadi 341.942 orang. DKI Jakarta masih menjadi provinsi yang menyumbang pasien sembuh tertinggi harian dengan jumlah 1.475 kasus dan kumulatifnya menembus angka 94.726 kasus.

Hal ini menurutnya bisa terjadi lantaran beberapa daerah melakukan PSBB yang diikuti pula dengan disiplinnya masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan.

"Disisi lain melihat juga ada suatu kesadaran dari masyarakat dengan disiplin protokol kesehatan yang pastinya betul-betul menurunkan rantai penularan sehingga kasusnya juga menurun," ungkap Ratmono dalam Talkshow bertajuk Update RS Darurat Covid-19: Trend Pasca Libur Panjang yang diselenggarakan BNPB, Senin (2/11).

Bagi Satgas, jumlah tren penurunan ini pun harus tetap dibarengi dengan antisipasi lonjakan yang mungkin saja bisa terjadi setelah beberapa hari setelah liburan seperti pengalaman liburan saat Idhul Fitri maupun libur di hari kemerdekaan agustus silam.

Ia meneruskan, karena terdapat angka kesembuhan yang tinggi dibandingkan terkonfirmasi positif, RS Darurat Covid--19 Wisma Atlet siap melayani yang mana ketersediaan hunian cukup memadai.

"Di tower 4 dan 5 yang menampung pasien isolasi mandiri terdapat lebih dari 20 ribu tempat tidur, sedangkan di tower 6 dan 7 lebih dari 1000 tempat tidur," lanjut Ratmono.

Sekretaris Jendral ARSSI (Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia) Iing Ichsan Hanafi pun mengungkapkan hal yang sama. Ia mengatakan rumah sakit swasta memiliki hunian yang cukup untuk menampung lonjakan pasca libur panjang.

Ia pun mengatakan, saat penurunan kasus ini pun dimanfaatkan untuk melakukan relaksasi kepada para tenaga kesehatannya. "Kesempatan ini dimanfaatkan kami tenga medis akan relaksasi, Kami juga mempersiapkan ruangan penunjang sehingga jika terjadi lonjakan kami sudah siap," pungkasnya.

Baca juga : Jokowi: Jaga Keseimbangan Penanganan Kesehatan dan Ekonomi

Sementara itu, dilansir dari laman satgas covid-19, per 1 November 2020 terdapat tambahan pasien terkonfirmasi positif hari ini bertambah sebanyak 2.696 kasus dan kumulatifnya mencapai 412.784 kasus. Kasus aktif Covid-19 per hari ini sejumlah 56.899. Sebaran daerah dengan kasus tertinggi harian berada di DKI Jakarta dengan tambahan harian sebanyak 608 kasus dan kumulatifnya mencapai 106.205 kasus. Diikuti Jawa Tengah dengan 458 kasus dan kumulatifnya mencapai 34.370 kasus.

Jawa Timur urutan selanjutnya menambahkan pasien positif mencapai 253 kasus dan kumulatifnya mencapai 52.718 kasus. Sementara itu, Jawa Barat hari ini menambahkan sebanyak 245 kasus dan kumulatifnya masih kedua tertinggi sebanyak 36.583 kasus.

Selain itu per hari ini jumlah suspek ada 61.215 kasus dan spesimen selesai diperiksa sebanyak 23.208 spesimen. Untuk sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 502 kabupaten/kota.

Meski begitu, pasien sembuh bertambah sebanyak 4.141 orang. DKI Jakarta masih menjadi provinsi yang menyumbang pasien sembuh tertinggi harian dengan jumlah 1.475 kasus dan kumulatifnya menembus angka 94.726 kasus.

Diikuti Jawa Barat dengan tambahan harian sebanyak 638 kasus dan kumulatifnya mencapai 26.282 kasus. Ketiga harian terbanyak berada di Jawa Tengah dengan 332 kasus dan kumulatifnya mencapai 28.426 kasus. Jawa Timur urutan selanjutnya menambahkan 323 kasus dan kumulatifnya masih kedua tertinggi mencapai 46.701 kasus.

Sejumlah provinsi lain yang mengalami kesembuhan harian yang cukup banyak diantaranya Sumatera Barat menambahkan sebanyak 244 kasus dan kumulatifnya mencapai 10.514 kasus, Kalimantan Timur sebanyak 184 kasus dan kumulatifnya 11.250 kasus, Riau yang mencatatkan kesembuhan harian sebanyak 171 kasus dan kumulatifnya 11.333 kasus, Sulawesi Selatan 107 kasus dan kumulatifnya mencapai 16.551 kasus dan Banten mencatatkan kesembuhan harian sebanyak 106 kasus dan kumulatifnya mencapai 7.528 kasus. (OL-2)

 

Baca Juga

Antara

DPR: Tim Bayangan Nadiem Rendahkan Kualitas SDM Kemendikbud-Ristek

👤Naufal Zuhdi 🕔Minggu 25 September 2022, 11:05 WIB
DUNIA pendidikan geger, setelah Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim mengungkapkan keberadaan 400 anggota tim bayangan. Selain jumlahnya yang...
Ist/BenihBaik.com

Driver Ojol yang Jadi Pahlawan Penyelamat bagi Kucing Terlantar

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 10:49 WIB
Pria asal Magelang, Jawa Tengah yang berprofesi sebagai driver ojek online (ojol) itu sehari-hari hidup dengan merawat kucing-kucing sakit...
Ist/DPR

Komisi V DPR Dorong BMKG Bandung Barat Tingkatkan Sistem Peringatan Dini

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 10:19 WIB
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya BMKG Lembang Bandung Barat untuk meningkatkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya