Jumat 23 Oktober 2020, 17:49 WIB

Kurangi Garam Bisa Kurangi Hipertensi dan Tingkatkan Imunitas

Eni Kartinah | Humaniora
Kurangi Garam Bisa Kurangi Hipertensi dan Tingkatkan Imunitas

Ist
Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS, C.Ht, Guru Besar Bidang Keamanan Pangan & Gizi di Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB.

 

PROF. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS, C.Ht, Guru Besar Bidang Keamanan Pangan & Gizi di Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB, mengatakan sebenarnya ada banyak cara untuk mengurangi risiko hipertensi.

“Mulai dari jalankan gaya hidup sehat dengan berolahraga teratur, dan hindari kebiasaan merokok dan minuman alkohol, hingga yang cukup kompleks dengan menjalankan diet DASH (dietary approaches to stop hypertension),” kata Prof.Ahmad pada webinar yang bertema “Salt Reduction Strategy to Reduce the Risk of Hypertension”, Kamis (22/10).

Dalam webinar diikuti 340 peserta dari kalangan nutritionist dan dietitians, Prof.Ahmad mengatakan,”Kita juga bisa mengurangi asupan garam atau diet rendah garam, sebagai salah satu upaya yang esensial dan cukup mudah dilakukan untuk mengurangi risiko hipertensi.”

“Untuk mensiasati pengurangan asupan garam atau diet rendah garam, kita dapat mengganti penggunaan sebagian garam dengan bumbu umami seperti MSG yang akan memberikan dampak positif lainnya,” jelas Prof.Ahmad dalam webinar yang digelar PT Ajionomoti Indonesia dan bekerja sama dengan Inaviga Indonesia.

Menurut Prof.Ahmad, jika tetap ingin makanan yang dikonsumsinya memiliki cita rasa yang tinggi, namun sekaligus ingin diet rendah garam juga, cara ini sangat sesuai dan faktanya, strategi ini juga dapat meningkatkan sistem imun tubuh kita.

“Kandungan natrium pada MSG (monosodium glutamat) itu hanya 1/3 kandungan natrium pada garam dapur normal, dan sudah banyak juga penelitian terdahulu yang membuktikan bahwa penggunaan MSG bermanfaat untuk membantu penurunan asupan garam namun tetap menjaga palatabilitas makanannya,” paparnya

“Ini juga terbukti dengan sertifikasi halal MUI dan izin BPOM bahwa penggunaan MSG sangat aman, sepanjang sesuai dengan anjuran penggunaan,” lanjut Prof.Ahmad.

Di sisi lain, Katarina Larasati, Public Relations Manager Ajinomoto, Indonesia, mengatakan pihaknya tidak akan berhenti sampai di sini saja.

“Masih akan ada 15 webinar lainnya yang akan menghadirkan narasumber kompeten dengan topik-topik menarik seputar gaya hidup sehat dan asupan nutrisi seimbang yang sangat dibutuhkan di masa pandemi ini,” ujar Katarina. (Nik/OL-09)

Baca Juga

Antara

Picik kalau Benih Lobster Dilihat dari Sisi Bisnis Saja

👤Ardi T Hardi 🕔Kamis 03 Desember 2020, 14:20 WIB
SKANDAL korupsi benih lobster yang merupakan komoditas biodiversitas Indonesia mengambarkan buruknya pengelolaan biodiversitas...
MI/ BARY FATHAHILAH

Pantau Covid-19 Melalui Aplikasi Kesehatan Berbasis AI

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 03 Desember 2020, 14:15 WIB
Peneliti dan pakar informatika tengah mengembangkan teknologi artificial intelligence untuk membantu penanganan...
MI/Andri Widianto

Daikin Indonesia Donasi APD melalui Benihbaik dan DKMG

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Kamis 03 Desember 2020, 14:05 WIB
DOMPET Kemanusiaan Media Group (DKMG) bekerja sama dengan BenihBaik.com Menyalurkan donasi dari Daikin Indonesia senilai Rp100 juta kepada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya