Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMBANGKITKAN ide kreatif di masa pandemi untuk membangun kewirausahaan di kalangan masyarakat guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Krisis ekonomi di masa pandemi ini harus sesegera mungkin dicarikan solusinya. Salah satunya dengan cara menumbuhkan semangat masyarakat untuk membangun wirausaha," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/10).
Diakui Lestari, jumlah wirausahawan di Indonesia lebih sedikit jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura.
Mengutip Badan Pusat Statistik (BPS), menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, jumlah penduduk Indonesia yang menjadi wirausahawan baru sekitar 3,1 persen dari populasi atau kurang dari 2 juta wirausahawan.
Padahal, Entrepreneurship Global Index 2018 mencatat rasio wirausahawan di Malaysia, Thailand dan Singapura masing-masing 6 persen, 5 persen dan 7 persen dari populasi penduduk.
Menurut Legislator Partai NasDem itu, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, dalam upaya membantu UMKM bangkit dari dampak pandemi membuka kesempatan bagi yang ingin mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 2,4 juta.
Berdasarkan data Kemenkop dan UKM, bantuan program tahap II ini akan menyasar 3 juta pelaku usaha mikro.
Hingga akhir 2020 program BLT untuk UMKM ini, ditargetkan Pemerintah mampu menjangkau 12 juta pelaku usaha mikro.
Fasilitas tersebut, menurut Rerie, harus sesegera mungkin bisa dimanfaatkan masyarakat. Tentu saja, tegasnya, dengan tetap menjaga transparansi dalam penyalurannya.
Pemerintah, jelasnya, juga harus memberi tambahan keterampilan yang dibutuhkan para pelaku wirausaha dan menumbuhkan ide kreatif dalam menyikapi kenormalan baru di masa pandemi ini.
Dengan langkah tersebut, menurut Rerie, diharapkan peluang keberhasilan dalam membangun kembali UMKM di masa pandemi lebih besar. "Tentu saja harus dibarengi dengan tetap menegakkan disiplin protokol kesehatan dalam pelaksanaannya," pungkasnya. (OL-8)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved