Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
JAM'IYAH Batak Muslim Indonesia (JMBI) menilai keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Ketua Pelaksana Satgas Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) merupakan langkah tepat. Erick Thohir dinilai memiliki kapasitas untuk menjalankan tugas yang berat tersebut.
Menurut Ketua Umum JBMI, Ustaz Amran Saragih MA, tantangan dari Presiden Jokowi ini, diambil Erick Thohir dengan lapang dada, jiwa besar, dan istiqomah karena beliau memiliki segudang pengalaman. Konsekuensinya, ungkap Ustaz Amran, banyak orang yang terusik setelah sekian lama tenang di singgasananya.
"Ditambah lagi adanya perombakan yang dilakukannya di BUMN membuat banyak pihak yang terganggu. Banyaknya suara-suara sumbang yang datang menghempang, namun tidak menyurutkan langkahnya untuk membantu Presiden Jokowi mengatasi pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi," ungkapnya, Sabtu (17/10)
Bagi Ustaz Amran Saragih, sebagai pebisnis yang handal, disamping pengalamannya yang mendunia, Erick Thohir juga memiliki segudang talenta, terutama dalam hal seni memanfaatkan momentum guna meraih beberapa pencapaian. Ibarat pepatah, sekali kayuh, dua tiga pulau terlampaui.
"Bagi kami JBMI, Bang Erick Thohir merupakan aset yang berharga buat bangsa ini. Bagaimana tidak! Faktanya beliau mampu bergerak cepat dan tepat dalam menangani bencana Covid-19. Bergerak melangkah maju dengan ide terukur, terstruktur dan akhirnya terlaksana dengan baik," tambah Ustaz Amran.
JBMI selaku ormas Islam, juga mengapresiasi langkah-langkah Erick Thohir dalam membangun BUMN dengan menggunakan motto akhlak. Sebab tak terbantahkan bahwa persoalan utama di negeri ini adalah persoalan moral.
"Dalam kaca mata kami, Bang Erick pasti punya plus-minus dalam menjalankan tugasnya. Tapi, plus-nya jauh lebih banyak dibanding minusnya. Jadi ada baiknya, bagi kita yang tak bisa banyak berbuat hendaknya janganlah memperkeruh suasana. Mari berkaca-diri tentang apa yang sudah kita perbuat untuk negeri ini. Bak kata anak Medan: #ErickPaten, “Jangan apa kali kelen!”, tegasnya.
Lebih jauh, Uztaz Amran mengatakan, JBMI mendukung sepenuhnya langkah Erick Thohir untuk melaksanakan tugas yang diembankan kepadanya. JBMI akan terus turut berpartisipasi mensosialisasikan kebijakan-kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat.
"Kami akan membantu membenahi segala kesemrautan yang ada dalam batas kemampuan kami. Harapan kami pada Pak Menteri Erick, agar senantiasa mendampingi Presiden dalam cita-citanya untuk merevolusi mental bangsa ini," pungkasnya. (RO/R-1)
Tidak perlu adanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun yang saat ini diusulkan diubah menjadi Lembaga BUMN setelah adanya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Regulasi telah membagi peran antara Kementerian BUMN dan Danantara, namun praktik di lapangan justru memunculkan kebingungan arah kebijakan.
Pembentukan Danantara memantik wacana penghapusan Kementerian BUMN. Jika benar terjadi, kementerian ini akan “turun status” menjadi badan, sebuah langkah yang diperkirakan mengubah peta pengawasan sekaligus arah bisnis perusahaan pelat merah.
Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Toto Pranoto menanggapi kemungkinan Kementerian BUMN diturunkan statusnya menjadi badan.
Pemerintah memberi sinyal bakal mengubah status Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi badan.
Isu pembubaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ada juga wacana peleburan Kementerian BUMN ke BPI Danantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved