Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pembina Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) menyatakan Musyawarah Nasional ( Munas) ke-V yang digelar di Kota Batu, Jawa Timur , September lalu sudah sah dan sesuai ketentuan.
Sehingga, menurut Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Amphuri, Firman M. Nur tidak diperlukan adanya Tim Pencari Fakta dan Pemeriksa Independen serta tidak diperlukan adanya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).
Untuk itu, Dewan Pembina Amphuri dalam surat yang ditembuskan kepada DPP Amphuri, mengingatkan semua pihak, khususnya setiap Calon Ketua Umum yang telah mengikuti seluruh rangkaian Munas V di Batu agar mentaati Pakta Integritas Calon Ketua Umum yang telah ditandatangani.
Pakta Integritas tersebut menyatakan, apabila tidak terpilih sebagai Ketua Umum tidak akan keluar dari Amphuri , tidak membuat organisasi tandingan/serupa ataupun membuat hal yang menyebabkan perpecahan Amphuri.
Baca juga : Pemerintah Pastikan Vaksinasi Covid-19 Dimulai Awal November
“Diimbau kepada Dewan Kehormatan agar menjalankan kewenangannya sebagaimana telah diatur oleh Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD & ART) serta Kode Etik Amphuri ” kata Firman mengutip isi surat arahan Dewan Pembina tertanggal 9 Oktober 2020.
Karena itu, Firman mengajak seluruh jajaran pengurus, termasuk Dewan Penasehat dan Dewan Kehormatan untuk tetap mengawal hasil-hasil Munas V Batu. Diantaranya kepengurusan baru yang terbentuk untuk melakukan pembahasan Rancangan Garis-Garis Besar Kebijakan Organisasi dan Rancangan Pokok-Pokok Program Kerja.
“Alhamdulillah, Tim Formatur telah membentuk dan mengesahkan susunan kepengurusan AMPHURI masa bakti 1442-1446H pada 29 September 2020 lalu. Sehingga Sabtu, 10 Oktober 2020 kami menggelar Rapat Paripurna untuk menyelesaikan yang belum terselesaikan di Munas V, sebagaimana yang diamanahkan kepada kami,” tukasnya, kemarin.
Diketahui, pekan lalu sebagian anggota Amphuri menggelar Munaslub di Tangerang yang memilih Ketua Umum M Fauzan. Sehingga saat ini Amphuri seperti terpecah menjadi dua kepempimpinan. Dalam kaitan ini, Amphuri pimpinan Firmansyah menganggap pimpinan yang sah. (RO/OL-2)
Adanya izin pembangunan kampung haji membuat Indonesia dituntut menghadirkan standar pelayanan haji yang berkualitas, transparan dan akuntabel.
Para peserta mulai menemukan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kegembiraan, dan kekompakan selama mengikuti pelatihan.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Jemaah haji diharapkan mulai membangun kebiasaan positif sejak dini untuk menghadapi perbedaan iklim dan aktivitas fisik yang berat di Arab Saudi.
Metode pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan konsep semimiliter menjadi pendekatan baru dalam membentuk karakter petugas haji yang akan melayani jemaah.
Beberapa peserta diklat diketahui mengidap penyakit yang berisiko tinggi mengganggu tugas lapangan, seperti Tuberkulosis (TB) dan gangguan ginjal.
Danantara Indonesia menyampaikan bahwa penguatan Kawasan Thakher berjalan sebagai fondasi awal pengembangan Kompleks Haji.
Banyaknya hadiah yang disiapkan dalam event kali ini mendapat sambutan hangat dan sorak-sorai dari ribuan peserta.
Melalui event ini Sahid Tour menegaskan komitmennya membangun ekosistem layanan haji dan umrah yang berkelanjutan.
DANANTARA Indonesia resmi mengakuisisi hotel dan real estat di kawasan Mekah, Arab Saudi memperoleh apresiasi.
Tindakan tersebut tidak pantas secara etika maupun kemanusiaan.
Keberangkatan Mirwan bersama istrinya untuk menunaikan ibadah umrah memicu sorotan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved