Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
ANCAMAN gempa besar yang diiringi tsunami adalah nyata. Karena itu, Indonesia bersama 23 negara lainnya yang menghuni kawasan Samudera Hindia melakukan simulasi dalam menghadapi tsunami lewat Indian Ocean Wave Exercise 2020 (IOWave20), Selasa (6/10) pagi.
Dalam simulasi itu, akan diuji rantai peringatan dini tsunami dan evakuasi seluruh negara rawan tsunami di Samudera Hindia yang dilakukan secara serempak.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, dalam IOWave 2020 Indonesia juga akan menguji Sistem Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami Indonesia (InaTews) yang dibangun sejak 2008, atau 12 tahun lalu.
"Sistem Peringatan Dini ini dirancang terutama untuk mengantisipasi kejadian gempabumi yang bersumber di zona Megathrust dengan skenario waktu kedatangan tsunami sangat singkat yaitu, dalam waktu 20 menit," kata Dwikorita Karnawati.
Ia menjelaskan, InaTews dilengkapi dengan sistem monitoring yang terdiri dari ratusan jaringan sensor gempabumi yang diperkuat dengan sistem prosesing yang menerapkan Internet of Thinks (IoT), Super Computer dan Artificial Intelliget (AI), dan dilengkapi dengan pemodelan matematis untuk mengestimasi potensi kejadian tsunami, serta sistem diseminasi multimoda yang dapat menyebarluaskan informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami secara simultan.
Bahkan, menurutnya pengembangan InaTews ini telah mampu mendeteksi hingga 2-3 menit saja. Ia melanjutkan, untuk menjamin keberhasilan sistem ini dalam mencegah jatuhnya korban jiwa, maka kesiapan pemerintah dan masyarakat setempat dalam merespon peringatan dini tsunami untuk penyelamatan diri di daerah rawan perlu selalu ditingkatkan. (H-2)
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah 94 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue pada Senin, 3 Maret 2026, pukul 11.56.45 WIB.
Gempa bumi tektonik yang terjadi pada Senin dini hari pukul 01.57.46 WITA di wilayah utara Sabah, Malaysia, dipastikan tidak berpotensi tsunami bagi Kalimantan Utara.
Tsunami dan megatsunami sering kali disalahpahami karena keduanya sama-sama melibatkan gelombang laut besar. Padahal, memiliki perbedaan yang sangat signifikan.
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
Wilayah Laut Banda, Maluku diguncang gempa tektonik pada pukul 10.05 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya kemungkinan terjadinya tsunami danau di kawasan Danau Maninjau.
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah 94 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue pada Senin, 3 Maret 2026, pukul 11.56.45 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat laut Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Selasa pukul 00.40 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Ilmuwan Kyoto University temukan mekanisme unik bagaimana aktivitas matahari memengaruhi kerak bumi melalui ionosfer. Mungkinkah badai matahari memicu gempa?
Gempa bumi tektonik yang terjadi pada Senin dini hari pukul 01.57.46 WITA di wilayah utara Sabah, Malaysia, dipastikan tidak berpotensi tsunami bagi Kalimantan Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved