Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pegadaian melibatkan usaha kecil menengah (UKM) Du Anyam asal Flores, NTT guna memproduksi masker kain dan tas ramah lingkungan.
Hal tersebut menjadi langkah konkret agar bisnis UKM kembali bangkit di tengah pandemi korona.
Pasalnya, UKM merupakan salah satu lini yang terguncang akibat pandemi korona.
Ketua Bidang Pendanaan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Elizabeth Thohir mengatakan, Pegadaian melibatkan desainer Tanah Air dalam mengkolaborasikan batik Pacitan sebagai dasar motif dan produk anyaman karya UKM lokal tersebut
"Salah satu contohnya desain dan produk hasil rancangan Samuel Wattimena untuk Pegadaian. Ini bukti bahwa budaya bisa menjadi inspirasi untuk menyemangati kita semua untuk bisa menjalani hidup dengan kenormalan baru dan bersama mengatasi pandemi covid-19," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9).
Du Anyam merupakan UKM yang beranggotakan para perempuan di Flores guna mempromosikan budaya Indonesia. Produk Du Anyam sudah mampu bersaing secara global, serta memberdayakan wanita setempat.
Menurutnya, kain batik pacitan bermotif pace dengan warna alam yang dililit pada pegangan tas anyaman yang berasal dari tumbuhan purun tikus itu sangat modis saat dibawa berpergian.
Selain dengan Pegadaian, Dekranas juga mengkolaborasikan sejumlah desainer ternama dengan perusahaan BUMN lainnya, seperti Pertamina, PT Telkom, Bank BNI, dan Bank Mandiri ada sektor UKM bangkit di tengah pandemi covid-19.
"Pegadaian berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan pengembangan masyarakat (community development) selaras dengan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs)," pungkas Elizabeth. (OL-8)
,
Setelah diproduksi, minyak mentah bagianĀ milik negara harus diserahkan kepada Pertamina.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved