Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA-Korea Scholarship Program (IKSP) membuka program Beasiswa Profesor dan Beasiswa Universitas jenjang magister (S-2), bagi warga negara Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke Korea Selatan.
Program Manager Beasiswa IKSP, Vivi mengatakan program itu merupakan program resmi yang berkerjasama dengan International Korea Culture & Study (IKCS), dan 50 universitas di Korea Selatan.
"Beasiswa Indonesia—Korea Scholarship Program Master ini mencakup beasiswa yang diberikan oleh profesor di universitas atau disebut dengan Beasiswa Profesor, dan beasiswa yang diberikan oleh universitas langsung atau disebut dengan Beasiswa Universitas," ungkap Vivi di Jakarta melalui keterangan resmi yang diterima, Rabu (9/9).
Ia menjelaskan, program yang ditempuh selama 2-3 tahun ini bekerjasama dengan 50 universitas negeri dan swasta yang ada di Korea Selatan melalui program IKCS.
Program beasiswa ini bertujuan mendukung ketersediaan sumber daya manusia ( SDM) Indonesia yang berpendidikan dan berkualitas, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi dan mempunyai visi masa depan bangsa yang kuat sebagai pemimpin Indonesia masa depan.
Komitmen IKSP ini, lanjut Vivi , diwujudkan melalui pemberian bantuan pendanaan dalam bentuk beasiswa kepada masyarakat untuk studi lanjut pada program magister di negeri ginseng tersebut.
Baca juga : Kampus Merdeka dan Reka Cipta Dorong Transformasi Perguruan Tinggi
Adapun sasaran pelamar Beasiswa IKSP adalah Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 23–35 tahun serta mempunyai kemampuan akademik yang unggul dan jiwa kepemimpinan yang kuat, berkeinginan melaksanakan studi lanjut pada program Magister untuk perguruan tinggi di Korea Selatan pada bidang ilmu yang sama maupun berbeda dengan bidang ilmu pada jenjang pendidikan sebelumnya.
Program ini dibuka untuk umum, WNI yang telah lulus menyelesaikan program sarjana (S-1) atau diploma 4 (D-4).
Vivi menambahkan, keberadaan beasiswa IKSP tidak lepas dari persaingan global saat ini yang menuntut para generasi muda mampu berkompetisi di tingkat lokal,juga tingkat nasional serta tingkat international.
Seperti diketahui, negeri ginseng Korea Selatan menjadi salah satu negara tujuan favorit para pemuda-pemudi Indonesia, seiring dengan masuknya budaya Korea ke Indonesi
Pendidikan berskala international menjadi salah satu pilihan para pemuda-pemudi Indonesia untuk dapat bersaing secara global. Apalagi jumlah pelajar Indonesia semakin meningkat dan tersebar di berbagai benu
Vivi menuturkan, Korea Selatan juga dinobatkan sebagai The Most Innovative Economies in the World (Statista, 2019) sehingga banyak pemuda dari penjuru dunia melanjutkan belajar di Korea Selatan. (OL-7)
Amartha Fellowship Bootcamp diikuti oleh 60 penerima beasiswa dan berlangsung selama empat hari.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung besaran dana beasiswa yang akan dikembalikan oleh alumni Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved