Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo meminta pengujian covid-19 merata di seluruh provinsi. Ia pun memerintahkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto membuat perencanaan terkait pengujian covid-19.
"Kemenkes saya minta buat desain perencanaan yang betul-betul baik. Jangan sampai yang saya lihat ada provinsi yang sudah melakukan testing tinggi sekali dan ada provinsi yang testingnya masih rendah sekali," kata Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (7/9).
Jokowi ingin desain perencanaan testing betul-betul komprehensif. Begitu juga dengan jumlah reagen.
"Reagen harus terdistribusi pada semua provinsi. Perencanaan itu kita perlukan sehingga kelihatan nanti, kasus-kasus positif ini berada di wilayah atau provinsi yang mana," imbuh dia.
Baca juga: Jokowi Ingatkan Potensi Kluster Covid-19 dari Pilkada
Selain itu, pria kelahiran Solo ini meminta laboratorium ada di setiap provinsi. Menurutnya, jejaring laboratorium penting dalam memeriksa spesimen secara masif.
"Strategi jejaring laboratorium ini penting. Jadi bukan berdasarkan wilayah administrasi tapi sekali lagi desain perencanaan harus betul-betul ada dan disiapkan," ujar dia.
Sebelumnya, Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut pemeriksaan spesimen di Indonesia masih sekitar 35%. Jumlah ini masih jauh dari standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) yakni 1:1000 orang per minggu.
Dengan jumlah penduduk Indonesia yang sekitar 260 juta penduduk, maka pemeriksaan spesimen adalah 267.700 orang per minggu. Sementara pemeriksaan spesimen hingga saat ini baru 95.463 orang per minggu.
Wiku mengakui jumlah pemeriksaan spesimen masih jauh dari standar WHO. Namun bila dirinci per provinsi, hanya DKI Jakarta yang telah melampaui standar WHo dengan pemeriksaan 21.461 spesimen penduduk per 1 juta penduduk.
Jumlah ini bahkan melampaui Jepang, yang hanya 3.484 spesimen per 1 juta penduduk. Wiku pun meminta meminta Jawa Timur dan Jawa Tengah mencontoh DKI Jakarta.
Jawa Barat dan Sulawesi Selatan pun diminta meniru DKI Jakarta dalam pemeriksaan spesimen. Sebab, Jatim, Jateng, Jabar, dan Sulsel masuk dalam kategori provinsi dengan jumlah covid-19 terbanyak. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved