Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, menegaskan penyuntikan vaksin bukan berarti akhir dari pandemi covid-19. Sebab, virus kemungkinan masih ada di sekitar, meski sudah dilakukan vaksinasi.
"Setelah vaksin diberikan ke masyarakat, tidak serta merta covid-19 ini berakhir. Covid-19 mungkin akan selalu ada di sekitar kita," ujar Doni dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Kamis (27/8).
Baca juga: Cegah Klaster Covid-19, KPAI Minta Guru Dites Usap
Doni mengingatkan masyarakat agar tetap displin menerapkan protokol kesehatan. Upaya sosialisasi juga harus terus digencarkan.
"Lebih dari 90% masyarakat Indonesia tahu protokol kesehatan yang baik. Seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, hingga menjaga jarak," pungkasnya.
Kendati demikian, dia menilai penerapan protokol kesehatan masih di bawah angka 70%. Hal ini perlu didorong dengan perubahan perilaku masyakarat. Apalagi upaya penekanan kasus covid-19 sejalan dengan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan.
Baca juga: Kunjungi Tiongkok dan UEA, Menlu: Amankan Stok Vaksin
"Kenyataannya kepatuhan soal penggunaan masker belum maksimal. Rata-rata masih di bawah 70%," tutur Doni.
Satgas Penanganan Covid-19 bekerja sama dengan kementerian atau Lembaga (K/L), seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, berikut Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), untuk mengampanyekan protokol kesehatan secara masif. Terutama di sektor Pendidikan.(OL-11)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved