Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH memastikan pembuatan vaksin covid-19 akan dilakukan secara aman, tepat dan cepat. Sehingga, memberikan perlindungan optimal kepada masyarakat Indonesia.
Juru Bicara Satuan Tugas Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menjelaskan vaksin harus mampu memberi kekebalan tanpa menimbulkan efek samping.
Selain itu, vaksin juga dapat memberikan perlindungan spesifik terhadap covid-19 yang mewabah di Tanah Air.
"Itu semua harus dikerjakan secara cepat. Uji klinis sampai proses produksi diharapkan bisa dilakukan dengan cepat," ujar Wiku di Kantor Presiden, Jumat (24/7).
Baca juga: Vaksin Sinovac untuk Covid-19, Biofarma: Jumlahnya 2.400
Untuk merealisasikan hal tersebut, pemerintah berkomitmen penuh dalam memproduksi vaksin. Serta, melibatkan sejumlah perusahaan farmasi lokal.
Selain PT Bio Farma (Persero), pemerintah juga membuka peluang bagi swasta nasional untuk terlibat dalam pembuatan vaksin.
"Ada rencana kerja sama dengan pihak swasta yaitu PT Kalbe Farma Tbk. Nanti, ada perkembangan dengan berbagai alternatif dan potensi lain yang ada di Indonesia," jelas Wiku.(OL-11)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved