Kamis 16 Juli 2020, 16:06 WIB

KSAD: Gandeng Unair dan BIN, Pasien Positif Klaster Secapa Turun

Ant | Humaniora
KSAD: Gandeng Unair dan BIN, Pasien Positif Klaster Secapa Turun

Antara
KSAD Andika Perkasa

 

PASIEN positif Covid-19 yang berasal dari klaster Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa AD) di Bandung, Jawa Barat, berkurang 78 orang per Kamis (16/7).

Adapun data pasien negatif pada hari sebelumnya tercatat sebanyak 281 orang. Dengan demikian, hingga pagi ini, total pasien negatif sebanyak 359 orang.

Tercatat pasien positif di klaster tersebut sebanyak 1.307 orang. Akumulasi itu berasal dari tambahan dari temuan pertama sebanyak 1.280 orang.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan, para pasien positif klaster Secapa AD menerima uji klinis dan perawatan  hasil kerja sama Universitas Airlangga, TNI AD dan Badan Intelijen Negara (BIN).

"Jadi dari total 1.307 pasien positif (1.280 + 27), hari ini berkurang 359 orang menjadi 948 orang. Dalam hal riset pengembangan kombinasi obat untuk anti-Covid 19 antara Universitas Airlangga, BIN, TNI AD, pasien di Secapa AD menerima uji klini beberapa kombinasi obat & dosis sesuai dengan protokol pedoman pelaksanaan uji klinis dari BPOM," ujar Andika.

Sementara, sambung Andika, pasien di Pusat Pendidikan Polisi Militer Angkatan Darat (Pusdikpom AD) Cimahi juga sudah dilakukan tes usap ke-2 terhadap 101 pasien positif korona. Semuanya sudah dinyatakan negatif korona.

"Mereka sudah mulai jalani pemeriksaan awal program donor plasma darah untuk terapi plasma convalesence," ujarnya.

Selain itu, sambung Jenderal Andika, sebagai bagian dari pengadaan 68 Lab PCR untuk 68 RS TNI AD di seluruh Indonesia sebagai dukungan terhadap Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, saat ini mulai dioperasikan Lab PCR ke-2 di RS TNI AD Sariningsih, Bandung. Rumah sakit TNI yang mengoperasikan Lab PCR adalah RSPAD Gatot Soebroto.

"Pengoperasian Lab PCR di RS TNI AD Sariningsih, Bandung, tersebut ditujukan untuk percepatan pelayanan pemeriksaan spesimen hasil uji usap COVID-19 di Bandung dan sekitarnya," pungkasnya. (OL-8).

 

 

Baca Juga

Antara

Umat Muslim Memulai Ramadan di Bawah Bayang-bayang Korona

👤Adiyanto 🕔Selasa 13 April 2021, 20:35 WIB
Melonjaknya kasus virus korona di banyak bagian dunia membayangi dimulainya bulan suci Ramadan pada tahun...
Antara/KUWADI/

Ongkos Pergi Haji Kemungkinan bakal Naik, ini Alasannya

👤Adiyanto 🕔Selasa 13 April 2021, 20:25 WIB
Kondisi pandemi covid 19 menjadi salah satu alasan terkait rencana kenaikan ongkos haji, karena akan berkonsekuensi dengan penerapan...
Ist

Anak Alergi Susu Sapi Lebih Rentan Kekurangan Zat Besi

👤Eni Kartinah 🕔Selasa 13 April 2021, 18:29 WIB
Ketika anak tak bisa mengonsumsi susu sapi karena alergi, ia rentan mengalami kekurangan zat gizi penting, termasuk zat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya