Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

3T Diharapkan Jadi Kunci Landaikan Kasus Covid-19

Ferdian Ananda Majni
16/7/2020 05:36
3T Diharapkan Jadi Kunci Landaikan Kasus Covid-19
Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro(ANTARA/Galih Pradipta)

SITUASI pandemi covid-19 di dunia dan di Indonesia masih terus berubah dari waktu ke waktu. Mulai dari pengembangan penelitian, pengetahuan tentang terapi, perubahan bentuk virus, cara penularan dan cara pencegahan yang efektif.

Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro menyampaikan pemerintah, melalui Kementerian Kesehatan, telah menerbitkan Kepmenkes Nomor HK 01.07/menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 yang telah ditandatangani pada 13 Juli 2020.

Beberapa perubahan yaitu menyebut definisi kasus dengan sebutan suspect, probable, dan konfirmasi.

Baca juga: Tetap Kreatif di Tengah Pandemi

"Pemutakhiran panduan tersebut semakin menguatkan pelaksanaan arahan presiden untuk tetap berkonsentrasi dan memasifkan 3T, yakni testing, tracing, dan treatment. Khususnya, di wilayah Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatra Utara, dan Papua," kata Reisa di Media Center Gugus Tugas Nasional, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (15/7).

Reisa mengatakan 3T akan menjadi kunci dalam menurunkan angka kasus positif dan menurunkan angka fatalitas yang disebabkan covid-19.

Selain itu, Reisa juga menambahkan tiga jurus jitu guna melandaikan kurva transmisi penyebaran covid-19. Pertama, menjaga jarak aman 1-2 meter dari orang lain ketika berada di kerumunan.

Kedua, menggunakan masker dengan benar dan disiplin ketika berada di luar rumah atau di ruang publik.

Selanjutnya, yang ketiga adalah selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik sesuai anjuran dan protokol yang telah ditetapkan.

"Mari dukung 3T yang dikeluarkan pemerintah dan lakukan 3 jurus jitu di atas sebagai bukti kita saling bergotong royong, berkolaborasi, dan bersatu untuk melawan covid-19," pungkas Reisa. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya