Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Seluruh Bioskop Akan Dibuka Serentak 29 Juli

Putri Anisa Yuliani
07/7/2020 22:05
Seluruh Bioskop Akan Dibuka Serentak 29 Juli
Bioskop CGV yang tutup di Grand Indonesia(ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

DEWAN Pengurus Pusat Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) memutuskan untuk membuka serentak layanan hiburan layar lebar di seluruh Indonesia serentak pada 29 Juli mendatang.

Keputusan ini diambil setelah GBPSI mempertimbangkan berbagai aturan yang berlaku terkait protokol kesehatan di ruang publik.

Aturan itu antara lain Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Republik Indonesia No HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 serta Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 02/KB/2020 tentang Panduan Teknis Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Bidang Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif dalam Masa Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.

"Para pelaku industri bioskop telah berdiskusi dan bersepakat untuk dapat kembali melakukan kegiatan operasional bioskop terhitung mulai Rabu, 29 Juli 2020 secara serentak di seluruh Indonesia," kata Ketua GBPI Djonny Syafruddin dalam keterangan resminya, Selasa (7/7).

Baca juga: Terbatas karena Pandemi, Destinasi Lokal Mulai Dilirik

GPBSI mewakili para pengusaha bioskop yang terdiri dari Cinema XXI, CGV, Cinepolis, Dakota Cinema, Platinum, dan New Star Cineplex menyambut baik KMK dan SKB tersebut.

Djonny menjelaskan penyebab layar lebar tidak bisa segera aktif meski di salah satu daerah yakni DKI Jakarta telah memberikan izin untuk buka kembali adalah karena perihal penerapan protokol kenormalan baru di lingkungan bioskop. Seluruh pengusaha bioskop membutuhkan waktu dua hingga tiga minggu untuk mempersiapkan implementasi penerapan protokol kesehatan yang dimaksud.

Adapun waktu persiapan tersebut akan dimanfaatkan untuk memastikan sejumlah hal seperti persiapan materi komunikasi dan sosialisasi penerapan protokol kenormalan baru di lingkungan

bioskop, proses edukasi dan pelatihan internal terkait penerapan protokol kenormalan baru di lingkungan bioskop kepada seluruh karyawan yang akan bertugas, serta komunikasi kepada rumah-rumah produksi terkait kesiapan film serta materi promosi yang akan dilakukan setelah bioskop dapat kembali aktif beroperasi.

"Untuk itu, marilah kita bersama – sama berdoa, agar setiap persiapan dapat berjalan dengan baik sehingga bioskop dapat kembali melakukan kegiatan operasional dan dapat kembali memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan sektor ekonomi kreatif khususnya industri perfilman tanah air," pungkasnya.(OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya