Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyatakan kondisi keuangan generasi milenial lebih buruk ketimbang baby boomer selama pandemi.
Dari survei tersebut, sekitar 76,5%responden berusia 20-29 tahun mengaku kondisi perekonomian lebih buruk, sedangkan 20,3% merasa sama saja. Kemudian, responden berumur 30-39 tahun yang finansialnya memburuk selama pandemi covid-19 mencapai 77,9%. Adapun yang merasa tidak ada perubahan sebanyak 19,4%.
"Sedangkan, masyarakat berusia 50 tahun ke atas yang mengaku perekonomianya buruk ada 69,9%. Yang merasa tidak ada perbedaan ada 27,1%," ungkap peneliti LSI Adrian Sopa dalam seminar virtual, Selasa (7/7).
Baca juga: Pandemi, Saatnya Milenial Alihkan Anggaran untuk Properti
Generasi milenial lahir antara awal 1980-an dan akhir 1990-an. Sementara itu, generasi baby boomer yang lahir antara 1946 sampai 1964. Data lain menunjukkan responden yang berusia 40-49 tahun yang mengaku finansialnya lebih buruk saat pandemi sekitar 77,5%.
Selanjutnya, responden berumur 19 tahun ke bawah yang menyebut perekonomian buruk mencapai 75,1%. Adrian mengatakan data tersebut diambil di zona merah covid-19 yang menyasar 8 provinsi dengan 8000 responden.
Baca juga: Menkeu: Dibandingkan Negara Lain, Ekonomi Indonesia Lebih Baik
Generasi baby boomer juga diketahui paling tidak cemas soal pemenuhan kebutuhan pokok, yakni sekitar 79,2%. Sedangkan usia 30-39 tahun paling cemas tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari selama pandemi covid-19, yaitu mencapai 88,2%.
Responden berusia 20-29 tahun yang khawatir tidak dapat memenuhi kebutuhan ada 87,7%. Lalu masyarakat berusia 40-49 tahun mencapai 85,6% dan 19 tahun ke bawah dengan 80,4%, yang mengaku cemas soal kebutuhan pokok.(OL-11)
Sambut Imlek 2026 dengan 8 prinsip keuangan dari Broker Elev8. Kelola aset, investasi, dan pola pikir di Tahun Kuda Api untuk kemakmuran jangka panjang.
Pengakuan pemerintah terhadap berbagai use case teknologi ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan arsitektur sistem keuangan nasional.
Motivasi tersebut muncul karena Gen Z belajar dari pengalaman beban finansial atau kesalahan pengelolaan keuangan yang dilakukan generasi orangtua mereka di masa lalu.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved