Kamis 14 Mei 2020, 18:46 WIB

Pandemi, Saatnya Milenial Alihkan Anggaran untuk Properti

Antara | Ekonomi
Pandemi, Saatnya Milenial Alihkan Anggaran untuk Properti

Antara
Seorang pengunjung mengamati sebuah miniatur rumah saat pameran perumahan Real Estate Indonesia (REI) di Semarang, Jawa Tengah, Senin (20/2)

 

PENGAMAT properti Lukas Bong menilai bahwa pandemi Covid-19 saat ini dapat dijadikan momentum bagi kalangan milenial untuk mengalihkan dana traveling untuk investasi ke properti.

"Sekarang banyak pengembang yang menjual properti dengan paket penawaran yang menarik. Ini saatnya bagi milenial yang memiliki tabungan atau yang mampu menyicil," ujar Lukas yang juga Ketua Umum Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (14/5).

Saat ini, lanjut dia, banyak pengembang yang menawarkan "landed house" dengan harga terjangkau bagi milenial serta beragam promo menarik, salah satunya di kawasan BSD dan Serpong. "Di BSD, Serpong dan sekitarnya banyak pilihan produk properti dengan kualitas baik dan lingkungan yang nyaman," ucapnya.

Menurut dia, program penawaran menarik dari pengembang menjadi momen yang baik untuk dimanfaatkan. Biasanya, pengembang saat ini menawarkan harga lebih murah dibandingkan dengan harga pasar. "Sekarang harga sudah bergerak turun 30 persen, itu belum termasuk jika ada penawaran khusus. Ini peluang bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian atau ingin investasi," katanya.

Sementara itu, pengamat perbankan Paul Sutaryono menilai pada masa pandemik seperti ini memang sektor properti masih tergolong sangat baik. Selain itu, investasi properti terbilang paling aman. "Tentu saja properti masih untuk jangka menengah dan panjang," paparnya.

Ia mengatakan sektor properti memang terpapar dampak virus Covid-19. Namun, dalam jangka menengah dan jangka panjang sektor ini tetap paling prospektif khususnya hunian tingkat menengah atas yang diperkirakan akan menolong pertumbuhan sektor properti.

Ditambah restrukturisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan rencana pemberian subsidi bunga oleh pemerintah diharapkan dapat membantu dalam mendorong KPR.

Dalam membeli properti, ia mengingatkan agar nasabah atau masyarakat harus memperhatikan reputasi dan peringkat pengembang. "Masyarakat harus mencari pengembang yang mendapat kepercayaan dengan kredibilitas terbaik. Manfaatkan program penawaran pengembang, tetapi juga peringkat pengembang sangat penting," katanya. (OL-12)

Baca Juga

DOK MI

Hadapi New Normal, BRI Bantu Berdayakan Pedagang Pasar di Malang

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Mei 2020, 10:55 WIB
Nantinya, sebanyak 27 pasar basah yang ada di seluruh Wilayah Kota Malang bisa memanfaatkan platform Stroberi milik BRI dan jasa antar...
Antara

PNS Kemenko Perekonomian Work From Office Mulai 27 Mei

👤Rudy Polycarpus 🕔Selasa 26 Mei 2020, 00:51 WIB
"Pada Kamis besok, 27 Mei, Kemenko Perekonomian berencana akan mengambil inisiatif untuk work from office secara terbatas. Dan,...
Antara/M Risyal Hidayat

Dibuka Besok, IHSG Diprediksi Melemah

👤Despian Nurhidayat 🕔Senin 25 Mei 2020, 18:08 WIB
Analis menilai pergerakan IHSG berpotensi rebound pada akhir pekan. Namun, sentimen dari pasar keuangan global patut...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya