Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sosial Juliari P. Batubara menyebut tingginya realisasi penyerapan anggaran Kementerian Sosial adalah buah dari kerja percepatan dan terobosan yang dilakukan. Hal ini kemudian mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Sebagai informasi, realisasi anggaran Kemensos menempati urutan tertinggi dari semua kementerian/lembaga. Dari pagu anggaran Rp104,453 triliun, sebanyak Rp65,026 triliun atau 62,25% sudah direalisasikan.
"Kami melakukan percepatan untuk semua jenis belanja, baik untuk bansos, modal, dan barang. Percepatan tersebut telah menggerakkan perekonomian masyarakat sesuai dengan arahan dari Presiden,” tutur Juliari, Minggu (5/7).
Di sisi lain, tingginya realisasi penyerapan anggaran Kemensos tidak lepas dari sense of crisis yang terlihat dari berbagai terbosan, baik di internal maupun mitra kerja.
“Kami instruksikan PT Pos Indonesia untuk menambah durasi layanan dari pagi hingga malam, menggerakkan semua sumber daya, selain menambah loket-loket serta titik lokasi penyaluran di komunitas, seperti kantor desa dan kelurahan, sekolah, serta pos RW," ungkap Mensos.
Tidak kalah penting yaitu menambah penyedia sarana transportasi dan vendor, serta mengurangi item bansos dengan nilai sama.
Kemarin (4/7), Mensos meninjau langsung proses penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Desa Katapang Pasung dan Desa Sekarwangi, Kabupaten Bandung. Mensos Juliari juga melanjutkan pengecekan penyaluran BST di Kantor Pos Kota Bandung.
Dia menjelaskan kepada KPM penerima BST bahwa bansos dari pemerintah banyak jenisnya. “Bansos itu ada banyak, ada dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota. Jika belum menerima karena harus menunggu giliran. Saya harap bapak dan ibu bisa bisa bersabar," katanya.
Total penerima BST di Provinsi Jabar sebanyak 1.150.254 Kepala Keluarga (KK) dengan nilai total Rp 2.070.457.200.000. Untuk di Kabupaten Bandung ada 99.575 KK penerima BST, senilai Rp179.235.000.000. Kota Bandung tercatat 70.069 KK penerima BST, senilai Rp126.124.200.000.
Penyaluran BST dilakukan secara simultan, yakni berbarengan dengan pembaruan data, di samping mempercepat dan meningkatkan ketepatan sasaran.(H-1)
Dukungan sosial yang komprehensif sangat penting untuk pemulihan jangka panjang para penyintas bencana.
Jaya Negara juga menjelaskan, keterlambatan penyaluran bantuan disebabkan oleh proses verifikasi yang harus dilakukan secara teliti oleh tim BPBD Denpasar bersama Inspektorat.
Badan Amil Zakat Nasional melalui program Bank Makanan telah mendistribusikan 6.000 porsi Sajian Berkah Bergizi untuk para penyintas bencana tanah longsor Banjarnegara, Jawa Tengah.
Untuk memastikan bantuan sosial (bansos) Kemensos tersalurkan secara tepat sasaran, pemerintah menggunakan indikator penting bernama Desil Kesejahteraan Keluarga
Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) 2025 sebagai upaya meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah.
Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat gejala menarik sepanjang 2025: sekitar 50 ribu keluarga secara sukarela mengundurkan diri dari daftar penerima bantuan sosial (bansos)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved