Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Kasus Positif Covid-19 di Pasar Capai 529 dan 29 Meninggal

Putri Anisa Yuliani
12/6/2020 19:15
Kasus Positif Covid-19 di Pasar Capai 529 dan 29 Meninggal
Petugas pengelola pasar berkampanye pencegahan COVID-19 dengan membawa poster berisi pesan di Pasar Jatinegara, Jakarta(ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

FENOMENA temuan kasus positif covid-19 di pasar tradisional patut mendapat perhatian serius berbagai pihak khususnya pemerintah, mengingat pasar adalah tempat berinteraksi antara penjual dan pembeli yang sedang memenuhi kebutuhan pangan untuk kelangsungan hidup.

Hal itu diserukan oleh Ketua bidang keanggotaan DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Dimas Hermadiyansyah. Dimas juga menjelaskan bahwa pasar adalah sebagai tempat strategis hajat hidup orang banyak, dan DPP IKAPPI mencatat saat ini di wilayah Indonesia terdapat 13.450 pasar tradisional yang tersebar di seluruh penjuru tanah air, dari jumlah tersebut menampung sebanyak 12,3 juta pedagang belum termasuk para pemasok barang, PKL, kuli panggul serta jejaring rantai di pasar tradisional.

Baca juga: Cegah Pasar Rakyat Jadi Klaster Baru

Mengingat besarnya populasi manusia yang begitu besar menggunakan pasar sebagai sarana menggantungkan hidup sudah semestinya pasar adalah sebagai sasaran untuk diselamatkan dari penyebaran Covid-19.

"Kami DPP IKAPPI mencatat data kasus covid 19 di pasar seluruh indonesia adalah 529 ditambah laporan terbaru yang kami terima dari Sumatera Selatan ada 19 temuan baru kasus Covid di Pasar Kebun Semai Sekip Palembang, Jadi Total kami mencatat perhari ini Positif Covid-19 di Pasar sebanyak 529 orang dan yang meninggal sebanyak 29 orang," kata Dimas dalam keterangan resminya, Jumat (12/6).

Dengan banyaknya temuan kasus positif Covid-19 di pasar tersebut, maka kami sangat khawatir bila mata pencaharian 12 juta lebih pedagang pasar terganggu dan terancam hilang.

"Oleh karena itu kami berharap pemerintah lebih serius untuk melakukam program penanganan Covid-19 di pasar baik itu melalui program sosialisasi bahaya Covid-19, pelaksanaan protokol kesehatan yang baik, bantuan penyediaan masker maupun sanitizer untuk pedagang serta penyemprotan disinfektan secara rutin disaat pasar berhenti beroperasi," paparnya.

IKAPPI juga terus berikhtiar melakukan langkah-langkah koordinasi dan sinergi agar ada peran serta dari pihak lain untuk ikut bergotong royong melawan Covid 19 di pasar. Banyak contoh pasar yang bisa di jadikan rujukan penerapan protokol kesehatan. Antara lain pasar bendo trenggalek, pasar kota salatiga, pasar raya padang dan beberapa pasar lain di Indonesia.

"Kita berharap agar kita bisa bersama-sama menjaga agar psar aman dan nyaman untuk di kunjungi. Maka penting ada kerja sama dengan semua pihak. Tidak hanya pengelola pasar, pemda, IKAPPI dan semua pihak bisa ikut membantu melawan covid-19," tukasnya.

DPP IKAPPI akan terus memantau perkembangan data kasus di pasar tradisional sambil terus melakukan penyadaran kepada rekan-rekan pedagang agar memperhatikan protokol kesehatan di pasar.

"Tentunya kami tidak bisa melakukan ini sendiri, sehingga perlu bantuan pemerintah dan stake holder yang lain agar tidak ada lagi kasus penyebaran Covid-19 di Pasar," pungkasnya.(OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya