Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH masjid di Tanah Air bersiap menyambut kedatangan umat Islam yang akan melakukan salat Jumat pertama kali, hari ini, setelah dilonggarkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Presiden Joko Widodo berkeliling di dalam Masjid Baiturrahim Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin, untuk memastikan semua hal yang dibutuhkan telah tersedia. “Kita harap nanti, bila salat Jumat sudah dimulai lagi, Masjid Baiturrahim sudah siap untuk menggelar ibadah di
masa kenormalan baru,” ujar Jokowi.
Demikian juga dengan Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal M Jusuf di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang bersiap menggelar salat Jumat secara berjemaah setelah 12 kali Jumat tidak dilakukan. Sesuai protokol covid-19, pengelola masjid telah menyiapkan sejumlah aturan untuk para jemaahnya.
“Wajib mengenakan masker, membawa sajadah sendiri, dan menjaga jarak dalam saf. Disarankan pula setiap jemaah yang kembali ke rumah masingmasing agar langsung cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir,” ucap Ketua Umum Yayasan Islamic Center Al Markaz Al Islami Prof Basri Hasanuddin.
Dalam pelaksanaannya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Yusnar Yusuf menyampaikan pelaksanaan salat Jumat hanya boleh dilakukan satu gelombang. Hal itu mengacu pada Fatwa Nomor 5 Tahun 2000 tentang Hasil Musyawarah Nasional MUI.
“Salat Jumat dua gelombang (lebih dari satu kali) di tempat yang sama pada waktu yang berbeda hukumnya tidak sah,” kata Yusnar saat membacakan Taujihat MUI, kemarin.
Dalam surat edarannya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah justru sebaliknya, yakni mengizinkan salat Jumat lebih dari satu sesi. Namun, baik MUI maupun Muhammadiyah, mereka sepakat perlunya diperbanyak lokasi salat Jumat untuk menampung jemaah ketika jarak fisik diterapkan. Bukan hanya di masjid, melainkan juga musala, aula, gedung olahraga, atau stadion. (Pra/Bay/LN/H-2)
Baznas kembali meluncurkan program Masjid dan Musala Bersih, Segar, dan Rapi (Berseri) dalam rangka menyambut Ramadan 1447 H/2026 M.
Rangkaian acara Silatnas dirancang komprehensif, mencakup simposium, peluncuran program strategis, hingga kegiatan sosial.
Prima DMI ingin memastikan bahwa remaja masjid tidak hanya hadir di mimbar dakwah.
Kondisi Masjid Syuhada Tamiang sebelumnya cukup memprihatinkan karena tertutup material lumpur, noda, serta kerak sisa bencana yang mengeras.
AWAL Oktober kemarin, saya berkesempatan hadir menjadi salah satu pembicara pada ajang the 4th PCINU Belanda’s Biennial International Conference di University of Groningen, Belanda.
Masjid ini dirancang menjadi pusat ekosistem terpadu yang menggabungkan aspek spiritual, kewirausahaan (ecopreneurship), dan pemberdayaan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved