Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA PMI Pusat Jusuf Kalla mengapresiasi bantuan berupa alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis di seluruh Indonesia. Menurut Kalla, kontribusi APD sangat bermanfaat bagi kemanusiaan khususnya dalam masa pandemi.
"Pasokan APD sangat dibutuhkan para tenaga medis di seluruh Indonesia yang bertugas dalam operasi darurat covid-19 PMI. Apalagi proses donor darah sangat dibutuhkan untuk tindakan medis selama pandemi,” katanya dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (27/5/2020).
Baca juga:Lakukan Pemeriksaan Mandiri sebelum Hipertensi Mengganas
Sebagai bagian dari keluarga Indonesia, MR. DIY bekerja sama dengan PMI menerima dan mendistribusikan 11.750 APD bagi para tenaga medis di seluruh Indonesia. Bantuan berupa 1.750 medical protective clothing dan 10 ribu disposable face mask.
"Saya harap dengan memanfaatkan bantuan APD dalam bentuk medical protective clothing dari MR. DIY ini semakin membantu keamanan kinerja petugas,” ujar pria yang akrab disapa Pak JK itu.
Presiden Direktur MR. DIY Cyril Noerhadi menyatakan, bantuan dengan nilai total Rp620 juta itu merupakan wujud semangat perusahaan untuk selalu dekat dengan masyarakat Indonesia dan berbagi kebaikan bersama.
"Ini adalah wujud nyata kepedulian kami sebagai institusi terpercaya dalam penyediaan produk perlindungan diri kepada masyarakat," kata Cyril.
MR. DIY merupakan perusahaan ritel terbesar untuk perlengkapan rumah tangga di Asia dengan lebih dari 1.000 toko. Karena pandemi yang begitu mengganggu semua aspek kehidupan, MR. DIY tergerak untuk membantu agar memudahkan tenaga medis sebagai garda terdepan.
Baca juga:Lebaran Virtual, Menkominfo Ajak Warga Berdamai dengan Covid-19
Bantuan diserahkan langsung oleh Presiden Direktur MR. DIY, Cyril Noerhadi, kepada Ketua Umum PMI Jusuf Kalla. Penyerahan bantuan disaksikan juga oleh Presiden Komisaris MR. DIY, Bambang Setiadi dan Komisaris MR. DIY, Nanan Soekarna. (RO/A-3)
Perusahaan ritel The Harvest menutup rangkaian program sosial Ramadan bertajuk Let Eid Be The Light pada 31 Maret 2026 dengan capaian penyaluran 800 paket sedekah untuk anak-anak yatim.
Inisiatif sosial yang melibatkan anak-anak dinilai tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga berperan penting dalam menumbuhkan rasa percaya diri serta harapan.
Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Bank Mandiri menyalurkan sebanyak 2.000 paket sembako.
Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh Safrizal ZA menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Bireuen.
Kegiatan sosial selama bulan Ramadan 2026 kembali digelar untuk membantu masyarakat melalui penyaluran berbagai bantuan kepada warga di sejumlah daerah.
Asosiasi industri hilir sawit mengajak masyarakat untuk lebih mengenal manfaat kelapa sawit dalam kehidupan sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved