Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK wabah covid-19 menerjang berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebut sekitar 56% sekolah swasta di Tanah Air mengalami kesulitan dan meminta agar pemerintah membantu operasional sekolah tersebut.
"Kami belum lakukan kajian dan memperoleh laporan lengkap yang mendalam tentang kondisi sekolah dan madrasah kami. Namun, karena 100% satuan pendidikan atau satpen kami yang berjumlah sekitar 21 ribu-- terdiri dari sekitar 13 ribu madrasah dan 8 ribu sekolah--mengandalkan uang SPP untuk operasional maupun gaji, tentu satpen kami mengalami kesulitan keuangan," papar Kepala Lembaga Pendidikan (LP) Maarif Nahdatul Ulama, KH Arifin Junaidi menjawab Media Indonesia, Jumat (1/5).
Arifin mengutarakan pihaknya harus menggaji sekitar 600 ribu PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) yang selama ini karena gajinya di bawah UMK memiliki penghasilan dari pekerjaan atau usaha lain.
Baca juga: Mentan SYL: Pendidikan Vokasi Cetak Milenial Pertanian Tangguh
Mengingat sebagian besar berpenghasilan dari sektor informal yang karena pandemi covid-19 ini kolaps, PTK NU juga mengalami kesulitan ekonomi.
"Kami juga tidak bisa meminta orangtua murid untuk tetap membayar uang SPP karena sebagian besar mereka juga berpenghasilan kecil dan sangat membutuhkan uang yang seharusnya untuk membayar SPP itu," cetusnya.
Dikatakan LP Maarif berusaha mengumpulkan donasi untuk membayar gaji PTK tapi hasilnya kurang menggembirakan.
"Kami berharap pemerintah membantu PTK kami, baik dari dana BOS, dana-dana lain untuk pendidikan dan memasukkan PTK kami ke dalam daftar penerima bantuan untuk warga yang terdampak covid-19," pungkas Arifin.
Sebelumnya diberitakan, Pelaksana Tugas Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad mengutarakan survei yang dilakukan Kemendikbud mengungkap sekitar 56% sekolah swasta yang ada meminta pemerintah membantu pada masa krisis ini
Survei juga menyebutkan sekitar 60% siswa di sekolah negeri dan swasta meminta agar SPP dibayar 50%.
Wabah covid-19 menyebabkan sejumlah orangtua siswa mengalami kendala keuangan yang berkorelasi dengan kemampuan dalam membayar SPP.
Sementara itu, operasional sekolah swasta, sebagian besar masih mengandalkan SPP yang berasal dari siswa.
"Untuk SD dan SMP negeri tidak masalah karena mereka tidak membayar SPP. Namun, untuk SMA dan SMK negeri maupun sekolah swasta sebagian memiliki kewajiban untuk membayar SPP," kata dia.
Hamid menambahkan, untuk SMA dan SMK negeri, yang menentukan besaran pembayaran SPP itu adalah dinas pendidikan. Untuk itu, dia meminta agar sekolah dapat berkonsultasi dengan dinas pendidikan jika ada kemungkinan opsi penurunan SPP.
"Nah, yang paling berat itu sekolah swasta karena belum ada skema khusus untuk membantu mereka," kata Hamid yang mengakui belum ada skema dari Kemendikbud untuk membantu sekolah SMA/SMK swasta tersebut. (OL-1)
13 keluarga yang berada di Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Sayung, Demak saat ini harus hidup di atas rumah panggung karena rob sudah menjadi langganan.
BUDAYA sekolah aman dan nyaman merupakan sebuah kebijakan baru kementerian yang mengurusi pendidikan dasar dan menengah.
Ajang kompetisi olahraga dan seni antar SMA bertajuk SkyBattle 2026 yang digelar oleh SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, resmi berakhir.
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
Prioritas utama dari kebijakan ini adalah untuk menjamin kesehatan serta keselamatan para peserta didik di tengah risiko bencana hidrometeorologi.
Dalam rangka penanganan bencana Sumatra, Abdul Mu’ti menekankan bahwa Kemendikdasmen memerlukan anggaran sebesar Rp5,03 triliun.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved