Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH pasien positif terjangkit demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia per Rabu (29/4) mencapai 49.578 kasus. Ada penambahan 15 kasus.
"Pasien tercatat meninggal dunia sebanyak 310 orang, yang paling banyak terdapat di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan jumlah 48 orang," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi kepada Medcom.id, Kamis (30/4).
Namun, jumlah pasien meninggal tidak ada penambahan dibanding Selasa (28/4). Sebaran pasien meninggal akibat DBD di Indonesia yakni NTT 48 orang, Jawa Tengah 39 orang, Jawa Barat 33 orang, dan Jawa Timur 31 orang.
Kemudian 17 orang di Lampung, 16 di Banten, 13 di Bali, 11 di Sulawesi Selatan (Sulsel). Lalu Kalimantan Timur (Kaltim), Sulawesi Utara (Sulut) dan Jambi masing-masing 10 orang. Riau, Bengkulu, Sulawesi Tenggara (Sultra) masing-masing 7 orang; Kalimantan Selatan (Kalsel), Maluku Utara (Malut), Sulawesi Tengah (Sulteng) masing-masing 6 orang.
Gorontalo, Kalimantan Tengah (Kalteng) masing-masing 5 orang; Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 4 orang; Sumatera Selatan (Sumsesl), Kalimantan Barat (Kalbar) masing-masing 3 orang. Sumatra Barat (Sumbar), Sumatra Utara (Sumut), Sulawesi Barat (Sulbar), Maluku, Bangka Belitung (Babel) masing-masing 2 orang.
"Kepulauan Riau (Kepri), NTB, dan Kalimantan Utara (Kaltara) masing-masing terdapat pasien meninggal akibat DBD satu orang," ujar Siti.
Baca juga: Selain Covid-19, DBD Juga Mengancam Warga Flores Timur
Siti mengatakan, seluruh provinsi terkonfirmasi terpapar DBD terkecuali Papua. Kasus DBD terbanyak ada di Jawa Barat dengan 6.337 kasus. Bali menyusul dengan 6.050 kasus.
Kasus DBD terbanyak lainnya juga terjadi di Nusa Tenggara Timur dengan total kasus 4.679. Kemudian, Lampung dengan total kasus mencapai 4.128 dan Jawa Timur 3.715 kasus.
"DKI Jakarta 2.288, Jateng 2.176, DIY 1.766, Riau 1.683, Sumsel 1.628, Jambi 1.510, Sulses 1.319, Kalsel 1.294, Kaltim 1.267, Banten 1.107, Sumut 1.001 kasus," beber Siti.
Jumlah kasus DBD di bawah angka ribuan, pertama Sumbar 727 kasus, Sultra 682 kasus, Sulut 645 kasus, Babel 602 kasus, Kalbar 598 kasus, Kalteng 578 kasus. Kemudian NTB 558 kasus, Bengkulu 516 kasus, Gorontalo 508 kasus,
Sulbar 476 kasus, Sulteng 474 kasus, Aceh 460 kasus, Kepri 372 kasus, Maluku Utara 175 kasus, Kaltara 127 kasus, Papua Barat 121 kasus dan 11 kasus di Maluku. (A-2)
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya petugas kesehatan dan beberapa puskesmas harus terlibat menggerakan masyarakat supaya lingkungan bersih.
Kementerian Kesehatan menerapkan teknologi Wolbachia untuk menekan penyebaran demam berdarah dengue (DBD).
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
sistem energi Indonesia memiliki ketahanan yang cukup kuat untuk menghadapi dinamika global, termasuk potensi gejolak harga minyak dunia akibat gejolak geopolitik konflik di timur tengah
TIGA wakil ganda Indonesia berhasil mengamankan tiket babak 16 besar SwisTerbuka 2026 atau Swiss Open memetik kemenangan pada hari pertama turnamen di St. Jakobshalle, Basel, Selasa (10/3)
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia menunjukkan situasi internasional berada dalam kondisi rawan.
ANGGOTA Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Syamsu Rizal mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi keanggotaan Indonesia di Board of Peace setelah AS dan Israel menyerang Iran
Ia mencontohkan sejumlah pertanyaan mendasar yang belum terjawab, seperti mekanisme pelucutan senjata hingga siapa yang akan menjalankan operasi tersebut di lapangan.
BMKG memprediksi sebagian wilayah di Indonesia akan memasuki musim kemarau lebih awal. Puncak musim kemarau Agustus
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved