Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui UPT Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Kalimantan Tengah (Kalteng), bekerja sama dengan BOS (Borneo Orangutan Survival) Foundation melakukan penyelamatan (rescue) dan translokasi orang utan liar yang masuk Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
"Informasi awal adanya satwa orang utan tersebut didapatkan oleh Balai KSDA Kalteng dari laporan warga melalui Call Center, bahwa di Km. 10, jalan lingkar luar, Kota Palangkaraya terdapat satu individu orang utan yang berada di salah satu kebun nanas milik warga," kata Plt Kepala Balai KSDA Kalteng Andi Muhammad Khadafi dalam keterangan tertulis, Rabu (22/4).
Andi menjelaskan setelah mendapat laporan, Tim yang terdiri dari Wildlife Rescue Unit (WRU) SKW I BKSDA Kalteng dan BOS Foundation segera menuju lokasi dimaksud. Di lokasi, tim hanya menemukan bekas buah nanas yang telah dimakan, kebun nanas yang telah dirusak, serta sarang orang utan.
Baca juga: Covid-19: Bandara Deo dan Pelabuhan Sorong Masih Ditutup
Melihat kondisi tersebut, Tim penyelamat segera melakukan rescue dengan menerapkan protokol kesehatan virus korona atau covid-19 , yaitu dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Upaya penyisiran pun dilakukan di sekitar lokasi, hingga akhirnya orang utan tersebut ditemukan dan segera dilakukan tindakan penyelematan jelasnya.
"Rescue dilakukan selama kurang lebih 3 jam. Pemeriksaan kondisi orang utan langsung dilakukan di lokasi. Umur orang utan tersebut kurang lebih 20 tahun, jenis kelamin jantan, kondisi sehat dan masih sangat liar," sebut Andi.
Setelah diketahui bahwa kondisi orang utan tersebut sehat dan masih sangat liar, maka hari itu juga orang utan tersebut ditranslokasi ke Kawasan Suaka Alam/Kawasan Pelestarian Alam (KSA / KPA) Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalteng.
Melalui kegiatan ini, Balai KSDA Kalteng mengajak dan menghimbau warga untuk terlibat aktif melindungi satwa liar khususnya orang utan yang merupakan salah satu satwa kebanggaan Indonesia. (X-15)
Bantuan ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai gotong royong dan rasa persaudaraan yang tertanam kuat sesuai falsafah Huma Betang.
Gubernur menjelaskan, penyaluran akan dilakukan secara proporsional ke tiga provinsi terdampak.
BMKG Kalimantan Tengah (Kalteng) memprakirakan adanya potensi hujan lebat dan petir yang diakibatkan cuaca ekstrem, terutama Kabupaten Murung Raya, Kapuas bagian utara, dan Barito Utara.
KALIMANTAN Tengah (Kalteng) mendapat penghargaan Empowerment of Algriculture & Food Self-Sufficiency dalam Program Lumbung Pangan Nasional pada ajang Indonesia Kita Awards 2025 yang digagas oleh Garuda TV.
WAKIL Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo merespons penurunan alokasi dana transfer dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialami pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar lantai jembatan yang rusak.
Hujan petir berpotensi terjadi di Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan. Selain itu, perlu diwaspadai udara kabur di Kalimantan Barat dan Papua Pegunungan
Douglas Soledo, jantan berusia 17 tahun, dan Robina, betina berusia 25 tahun telah melalui proses rehabilitasi panjang sebelum akhirnya dinyatakan siap kembali ke alam liar.
Fokus utama program ini adalah memutus rantai keterbatasan akses dengan menyediakan beasiswa prestasi dan pembiayaan studi profesi bagi para guru.
"Kami bukan menghadirkan cerita dari point of view (pov) korban makhluk mistis itu, melainkan kami angkat folklore sebagai akar dari Kuyang dengan emosi yang universal,"
MG resmikan dealer di Pontianak. Ini dealer kedua MG di Pulau Kalimantan sebagai perluasan layanan penjualan dan purnajual di Indonesia.
Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi Hujan Sedang hingga Lebat. Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved