Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MAJELIS Ulama Indonesia ( MUI) mendukung penyelenggaraan kegiatan Istighotsah dan Zikir Nasional untuk memohon doa kepada Allah SWT dalam rangka menangkal pandemi wabah virus korona yang melanda bangsa Indonesia dan seluruh masyarakat dunia.
Seperti diketahui usulan menyelengarakan istighotsah dan Zikir Nasional muncul pada saat Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Agama di gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (8/3).
Juru bicara Fraksi PKS DPR Hidayat Nur Wahid menyampaikan untuk menanggulangi wabah Covid 19 perlu menghadirkan pendekatan spritual melalui Istghotsah dan Zikir Nasional dengan mengajak seluruh masyarakat guna bermunajat kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia diselamatkan dari ancaman wabah Covid 19.
Dia berharap Kementerian Agama menginisiasi kegiatan tersebut dan mengusulkan Istighotsah dan Zikir Nasional langsung dipimpin o Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin yang juga Ketua Umum MUI Pusat.
"Sebagai umat beragama, berdoa menjadi bagian yang sangat penting dalam kehidupan bangsa Indonesia. Berdoa merupakan ikhtiar batin untuk memohon pertolongan Allah SWT agar bangsa Indonesia diberikan kekuatan, kesabaran dan keselamatan dalam menerima ujian, cobaan, musibah dan marabahaya termasuk wabah pandemi covid-19," kata Wakil Ketua Umum.MUI Pusat Zainut Tauhid pada keterangan resminya di Jakarta, Kamis (9/4).
Dalam kegiatan istighotsah akan diisi dengan bacaan-bacaan _kalimat thayyibah_ , seperti dzikir, shalawat kepada Nabi dan pembacaan do'a. Kegiatan tersebut bisa dikaitkan sekaligus dengan acara _targhib_ menyongsong bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi tiba.
Zainut mengingatkan dengan kebijakan pemerintah untuk menjaga jarak aman _phisical distancing_ dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) , " Maka MUI mengusulkan pelaksanaan kegiatan istighosah dan dzikir bersama dilakukan secara online yang disiarkan langsung melalui televisi nasional, sehingga bisa diikuti seluruh rakyat Indonesia dari kediamannnya masing-masing, " pungkas Zainut Tauhid yang juga Wakil Menteri Agama (Wamenag).(OL-2)
MUI menilai perbedaan awal Ramadan 1447 H wajar secara teologis. Negara berwenang menetapkan melalui Sidang Isbat agar umat Islam seragam.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, menyebut awal Ramadan 1447 Hijriah kemungkinan besar akan mengalami perbedaan di kalangan umat Islam Indonesia.
Ketika masyarakat diberdayakan dengan pengetahuan, teknologi, dan dukungan kebijakan yang tepat, mereka dapat menjadi penggerak utama transformasi lingkungan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan gedung baru Majelis Ulama Indonesia akan dibangun di lahan bekas Kedutaan Besar Inggris yang berada di kawasan Bundaran HI.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyinggung adanya kelompok garong yang sering menyerang balik pemerintah setiap upaya pemberantasan korupsi dilakukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved