Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Pakar pendidikan Universitas Paramadina Totok Amin Soefianto menilai kebijakan pemerintah memberi keringanan bagi mahasiswa yang hampir drop out (DO) berupa perpanjangan selama satu semester merupakan langkah yang tepat. Menurutnya, dalam situasi yang tidak kondusif akibat penyebaran virus covid-19 memang menyulitkan mahasiswa dan dosen dalam melakukan kegiatan belajar mengajar.
“Dalam kondisi sekarang, kebijakan yang mau memahami kondisi mahasiswa dan dosen sangat dihargai,” kata Totok saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (2/4).
Namun, Totok berpendapat, perpanjangan selama satu semester belum tentu cukup. Pasalnya setiap mahasiswa yang hampir DO memiliki kasus yang berbeda-beda.
Baca juga: Unej Subsidi Kuota Data bagi Mahasiswa yang Rajin Kuliah
“Persoalannya, seberapa besar tunggakan SKS-nya. Mahasiswa mau DO itu banyak macamnya. Satu semester itu terlalu singkat untuk selesaikan skripsi atau tesis,” tuturnya.
Totok pun berpendapat mahasiswa yang hampir DO bisa diberi kesempatan untuk mendaftar ulang sebagai mahasiswa baru dengan NIM baru, tetapi SKS yang sudah diambil diakui untuk transfer.
“Jadi, (mahasiswa) tidak harus memaksa diri selesai 1 semester,” tandasnya. 9OL-14)
Dosen juga harus mampu merencanakan studi lanjut, termasuk persiapan studi doktoral melalui skema beasiswa BPI dan PDDI.
Inovasi ini dirancang khusus untuk membantu menurunkan stres psikologis pada penderita hipertensi, sebuah faktor yang sering terabaikan dalam penanganan tekanan darah tinggi.
Permendiktisaintek 52/2025 dibuat untuk memberikan kepastian hukum agar profesi, karier, dan penghasilan dosen dalam satu kerangka kebijakan yang terpadu.
PEMERINTAH akan melakukan audit lingkungan terhadap lebih dari 100 unit usaha di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh sebagai bagian dari evaluasi persetujuan lingkungan pascabencana.
Perempuan bukan sekadar figur pasif dalam sejarah seni, melainkan pusat resonansi estetika dan pemikiran
Polres Bungo, Polda Jambi masih mengungkap kasus kematian Erni Yulianti, dosen yang dibunuh Bripda Waldi. Bripda Waldi menggunakan rambut palsu saat berupaya menghilangkan jejak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved