Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah upaya bangsa Indonesia memerangi penyebaran covid 19, Taruna Siaga Bencana (Tagana) turut serta menanggulangi virus ini di berbagai pelosok daerah. Ini menjadi monumental bagi Tagana yang merayakan hari ulang tahun ke-16 pada 24 Maret 2020.
“Tagana secara proaktif melalui dinas sosial setempat melakukan aksi nyata kampanye pencegahan penyebaran virus korona hingga ke pelosok desa, bakti social penyemprotan disinfektan di berbagai fasilitas publik, dan terlibat dalam Gugus Tugas Covid-19 bertanggung jawab dalam pengelolaan dapur umum,” kata Menteri Sosial Juliari P Batubara di Jakarta, dalam rilisnya, kemarin.
Tagana, bagi Mensos, memiliki makna tersendiri. Sejak memimpin Kementerian Sosial pada Oktober 2019 hingga sekarang, pria yang gemar blusukan ke berbagai pelosok wilayah bencana ini melihat kerja keras Tagana nyata dan dirasakan dampaknya oleh masyarakat. “Tagana adalah relawan sejati yang bekerja tanpa pamrih,” kata Juliari.
Mensos mengaku selalu memantau aktivitas sosial dan kemanusiaan yang dilakukan Tagana di seluruh Indonesia melalui grup Whatsapp “Tanggap Darurat” dan “Tagana Indonesia”. Dari aplikasi pesan tersebut, setiap harinya ia menerima laporan secara langsung dari anggota Tagana di berbagai wilayah di Indonesia.
Tak jarang ia menyampaikan komentar dan menyemangati relawan. (RO/H-1)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved