Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MEREBAKNYA pendemi virus korona (Covid-19) membawa dampak yang sangat luas ke berbagai sektor. Tak terkecuali pada jadwal ibadah haji tahun ini. Tiga bulan jelang keberangkatan jemaah haji yakni pada 25 Juni 2020, Menteri Urusan Haji dan Umroh Kerajaan Arab Saudi DR. Mohammad Saleh T Banten menyampaikan surat edaran permohonan penundaan penyelesaian kewajiban baru terkait musim haji 1441H/2020M, hingga jelasnya kapan wabah covid-19 akan berakhir.
Surat edaran yang disampaikan melalui Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta tertanggal 12 Maret 2020 tersebut ditujukan kepada Menteri Agama Republik Indonesia Fachrul Razi selaku Amirul Haj.
Dalam surat tersebut, DR. Mohammad Saleh T. Banten meminta penundaan akibat semakin meluasnya pesebaran virus korona yang dikhawatikan akan membawa dampak besar bagi penyelenggaraan haji tahun ini.
baca juga: Bersama Atasi Dampak Korona
Berkumpulnya ribuan massa dari penjuru dunia di tanah suci bukan barang tentu menjadi hal yang tidak bisa dianggap enteng, terlebih masalah kesehatan jemahaah dan penyelenggara haji yang menjadi perhatian utama.(OL-3)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved