Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
BANGUNAN di Jalan Garut No 2, Kota Bandung, ini memang beda. Tidak seperti umumnya di daerah itu yang banyak berdiri rumah tinggal, gedung berlantai tiga itu merupakan perpustakaan pribadi yang dibangun budayawan Ajip Rosidi.
Sesuai dengan nama pemilik, bangunan yang didominasi warna cokelat ini diberi nama Perpustakaan Ajip Rosidi yang dibuka sejak 2015. Meski warga umum diperbolehkan masuk dan digratiskan, sekilas gedung yang menyimpan lebih dari 40 ribu ini terlihat sepi.
Di lantai tiga sebagai ruangan inti karena menyimpan puluhan ribu buku, hanya terdapat seorang pengunjung yang tengah asyik membaca buku koleksi. Petugas Perpustakaan Ajip Rosidi yang juga pustakawan, Melisa Sabrina, membenarkan sepinya pengunjung meski terdapat banyak jenis koleksi buku.
Melisa menyebut pengunjung pun sebatas mahasiswa yang tengah mencari buku untuk tugas kuliah. Padahal, perpustakaan buka mulai pukul 09.00-17.00 (Senin-Jumat) dan 09.00-16.00 (Sabtu). Buku-buku karya Ajip Rosidi yang merupakan budayawan kenamaan asal tatar Parahyangan banyak dicari mahasiswa untuk dijadikan referensi tugas kuliah. "Tentang sastra Sunda, puisi. Ada juga yang mencari naskah drama," katanya.
Di situ juga juga ada Alquran kuno yang ditulis tangan yang usianya sudah ratusan tahun. Koleksi majalah Sunda, Mangle, yang sudah berusia lebih dari 50 tahun pun bisa didapat. Mulai edisi 1960-an hingga 2000 awal masih tersusun rapi di dalam rak.
Fahrizal, 22, mahasiswa Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung mengaku sudah tiga kali mengunjungi Perpustakaan Ajip Rosidi. Meski banyak menyimpan buku tentang budaya dan seni Sunda, baginya di rumah membaca ini tidak sulit untuk mencari buku tentang pengetahuan yang diinginkan. Suasana perpustakaan yang tidak ramai, bagi Fahrizal, ternyata bisa menjadi nilai lebih tersendiri.
"Ambil hikmahnya. Bagi saya, perpustakaan ini nyaman karena tak terlalu ramai," pungkasnya. (BY/H-1)
IPI dan Neliti.com sepakat untuk memperluas akses terbuka pengetahuan, meningkatkan literasi dan inovasi, serta memastikan keberlanjutan pengelolaan pengetahuan Indonesia.
Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana melontarkan kritik keras terhadap buruknya layanan digital dan memprihatinkannya kondisi fisik perpustakaan di Indonesia.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai bagian upaya peningkatan minat baca dan literasi generasi penerus bangsa.
Kondisi perpustakaan daerah serta layanan digital nasional menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR RI bersama Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas)
Pemanfaatan teknologi imersif dalam layanan kepustakaan merupakan terobosan penting yang jarang dilakukan oleh institusi publik.
Tata kelola data terbuka, literasi digital, dan tanggung jawab etis dalam pemanfaatan AI di institusi pendidikan tinggi menjadi sorotan dalam konferensi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved