Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Kolaborasi IPI - Neliti.com Percepat Integrasi Repositori Perpustakaan dan Karya Ilmiah Nasional

Despian Nurhidayat
20/1/2026 17:32
Kolaborasi IPI - Neliti.com Percepat Integrasi Repositori Perpustakaan dan Karya Ilmiah Nasional
Ilustrasi(Dok Istimewa)

SEKRETARIS Utama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) sekaligus Ketua Umum IPI, Joko Santoso, menyampaikan bahwa kekuatan perpustakaan saat ini ditentukan oleh sejauh mana akses terhadap pengetahuan dapat dibuka dan dimanfaatkan oleh masyarakat. 

“Kita berada di era akses terbuka. Pengetahuan adalah hak publik dan hak setiap warga negara. Pustakawan memiliki peran kunci untuk memastikan pengetahuan tersebut dapat diakses secara luas,” ujar Joko Santoso dalam Seminar Nasional bertema Membangun Repositori Perpustakaan yang Terintegrasi dan Berkelanjutan: Peran Pustakawan dalam Akses Terbuka di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Ia mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki 219.415 perpustakaan, yang terdiri atas perpustakaan umum, perguruan tinggi, sekolah, dan perpustakaan khusus. Kekayaan intelektual yang dihasilkan sangat besar, namun belum sepenuhnya terhubung karena banyak repositori masih berdiri sendiri. “Repositori-repositori ini ibarat pulau-pulau yang terpisah. Akibatnya, hasil riset di satu daerah kerap tidak diketahui dan diakses oleh daerah lain,” jelasnya.

Joko juga menekankan, tantangan tidak hanya terletak pada pembangunan repositori, tetapi juga pada keberlanjutan pengelolaannya. “Repositori harus aman secara teknologi, memiliki kepastian hukum dan perlindungan hak cipta, serta relevan dari sisi konten,” tegasnya. Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara IPI dan Neliti.com dinilai strategis untuk menyatukan ekosistem pengetahuan nasional melalui integrasi sistem, penyelarasan standar metadata, serta penguatan berbagai pengetahuan. 

Sebagai informasi, Neliti.com sebagai platform penelitian terkemuka di Indonesia telah lama berperan dalam menyediakan akses terbuka terhadap jutaan publikasi ilmiah, jurnal, dan data penelitian dari berbagai disiplin ilmu. 

Kerja sama IPI dengan Neliti.com ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman. Kedua pihak sepakat untuk memperluas akses terbuka pengetahuan, meningkatkan literasi dan inovasi, serta memastikan keberlanjutan pengelolaan pengetahuan Indonesia agar dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. “Pengetahuan dan hasil riset Indonesia diharapkan terdokumentasi dengan lebih baik, terintegrasi, dan tersebar luas untuk memperkuat ekosistem ilmu pengetahuan terbuka di Indonesia,” imbuhnya.

“Kolaborasi dengan Neliti.com adalah bukti nyata perpustakaan tidak bisa berjalan sendirian. Kemitraan dengan sektor teknologi seperti Neliti dapat membantu mendiseminasikan karya ilmiah Indonesia ke panggung global,” pungkas Joko. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya