Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mengumumkan jumlah pasien yang terinfeksi virus korona (Covid-19) terus bertambah. Hingga kini tercatat ada 96 orang yang positif korona di wilayah Indonesia.
Di saat yang sama, pemerintah juga mengumumkan penambahan pasien yang berhasil sembuh dari sebelumnya 5 orang menjadi 8 orang.
"Dari yang terjangkit atau positif, ada 8 orang yang sudah dinyatakan sembuh dengan perawatan sudah berjalan lebih dari seminggu," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3).
Tiga pasien pertama yang berhasil sembuh ialah kasus 6, kasus 14, dan kasus 19. Kemudian, ada dua pasien lagi yang sembuh yakni kasus 1 dan kasus 3. Untuk tambahan tiga pasien sembuh terbaru, Yurianto tak menyebutkan identitas kasusnya.
"Indikasinya (sembuh) tidak ada lagi keluhan fisik dan dua kali pemeriksaan laboratorium hasilnya negatif. Ini pasien yang kita rawat di Tanah Air," imbuhnya.
Baca juga : Kepala Daerah Diminta Segera Susun Gugus Tugas
Belajar dari para pengalaman pasien yang berhasil sembuh, Yurianto mengatakan infeksi virus korona bisa diatasi dengan perawatan peningkatan imunitas tubuh. Terlebih untuk kasus yang tanpa disertai penyakit penyerta (komorbid).
"Kita bersyukur bahwa penyakit ini tidak berdampak signifikan dalam konteks perawatan pasien karena virus ini yang self-limiting disease yang bisa sembuh sendirinya dengan memperbaiki imunitas. Memang pada beberapa kasus menjadi meninggal disebabkan karena ada faktor lainnya," ucapnya.
Karena itu, imbuhnya, pemerintah mengajak partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mencegah meluasnya penularan. Bagi warga yang memiliki gejala atau baru berpergian dari negara lain yang mengalami kasus Covid-19, diminta untuk aktif melaporkan diri ke rumah sakit.
"Strategi yang kita lakukan sekarang adalah melakukan pendekatan komunitas. Kita fokus pada yang sehat agar jangan sakit dengan memutus penularan. Tracing akan dilakukan secara masif tanpa menimbulkan kepanikan untuk mencari dan mengisolasi kasus positif," tukasnya. (OL-7)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved