Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan positif virus korona (COVID-19), semakin bertambah. Lebih memprihatinkan ketika ditemukan pasien positif korona yang terpapar penularan lokal.
"Karena itu, tidak bisa ditunda lagi, kondisi darurat ini membutuhkan gerak cepat dari pemerintah yang terukur, terkoordinasi dan sesuai standar protokol WHO (Organisasi Kesehatan Dunia)," ujar Ketua DPR RI, Puan Maharani, dalam keterangan resmi, Rabu (11/3).
Sejak wabah virus korona merebak, jajaran legislatif berulang kali mengingatkan pemerintah agar membentuk tim nasional penanganan wabah korona, yang bersifat terpusat. Dengan begitu, penanganan virus dari Tiongkok itu lebih terkoordinasi, terpadu dan terintegrasi.
Baca juga: Bertambah 8, Kasus Positif Virus Korona di Indonesia Jadi 27
"Dalam operasionalnya, tim nasional ini dapat berbentuk Satuan Gugus Tugas yang bersifat lintas kementerian dan lintas daerah, sehingga upaya penangannnya terukur dan memenuhi protokol standar WHO," tukas Puan.
Namun, gerak cepat dan kesigapan penanganan dampak penyebaran virus korona harus dilakukan secara cermat, tanpa menimbulkan kepanikan masyarakat. DPR pun mendesak proses screening dan pengambilan sampel warga yang terindikasi gejala virus korona harus diperbanyak. Tujuannya, meminimalkan kebocoran data warga yang terjangkit COVID-19. Upaya itu juga harus diikuti langkah isolasi terhadap pasien positif korona.
"Pemerintah harus segera bekerja sama dengan komunitas internasional dalam upaya mengatasi wabah korona. Termasuk mengadopsi pengalaman negara lain yang berhasil meredam wabah korona tanpa korban jiwa," imbuhnya.
Baca juga: Ini Gejala Harian Virus Korona, Kapan Perlu ke Dokter?
Puan juga meminta anggota DPR yang reses untuk aktif membantu mencegah penyebaran korona di daerah pemilihan (dapil). Anggota DPR dan timnya diharapkan aktif memantau, mendata, lalu melaporkan warga yang terindikasi gejala virus korona kepada petugas kesehatan.
"Rumah aspirasi serta posko anggota DPR di dapil masing-masing bisa diaktifkan sebagai posko pemantauan, sekaligus posko sosialisasi pencegahan wabah virus korona," jelas Puan.
DPR RI melalui komisi terkait, lanjut dia, segera merumuskan langkah pencegahan dan penindakan wabah korona bersama kementerian terkait. Legislatif juga akan mengoptimalkan fungsi pengawasan agar langkah pemerintah dalam mengatasi wabah korona berjalan efektif, maksimal dan terkoordinasi. Serta, memenuhi protokol pencegahan dan penindakan sesuai standar WHO.(OL-11)
Kemenkumham Imigrasi sesuaikan jam layanan selama Ramadan 1447 H. Simak jadwal buka paspor, UKK, dan immigration lounge di seluruh Indonesia.
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Pengamat menilai keberanian pemberantasan korupsi diapresiasi.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily membuka P3N Angkatan ke-27 dengan harapan melahirkan pemimpin nasional berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved