Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI IX DPR mewanti-wanti pemerintah agar segera mempersiapkan proses ibadah haji. Pasalnya, penyelenggaraan rukun Islam tahun ini memiliki sejumlah tantangan, di antaranya wabah virus korona (Covid-19).
"Jangan sampai karena virus korona ini malah jemaah kita tidak ada satu pun yang berangkat. Dampaknya akan besar sekali, karena orang menunggu belasan tahun untuk berangkat," kata Anggota Komisi IX Saleh Daulay saat dihubungi, Rabu (5/3).
Politikus PAN itu menyebut jumlah jemaah Haji tahun ini mencapai 230 ribu orang. Pemerintah perlu melakukan tindakan khusus agar mereka bisa berangkat.
"Mudah-mudahan korona bisa menjinak, hilang sebelum musim haji. Tapi kalau tidak, perlu difasilitasi, disiapkan skenario-skenario supaya masyarakat kita tetap bisa melaksanakan ibadah sebagaimana mestinya," ungkap dia.
Baca juga: 18.589 Jemaah Umrah Dipulangkan Bertahap, Terakhir 15 Maret 2020
Pemerintah dianggap masih memiliki waktu untuk mempersiapkan itu semua.
Selain langkah diplomasi, langkah medis juga harus dipersiapkan untuk meyakinkan Arab Saudi bahwa jemaah Indonesia aman dari virus korona.
Salah satunya melalui observasi selama 14 hari sebelum berangkat. Kesehatan jemaah harus dipastikan dalam kondisi baik.
"Jadi misalnya ada 200 orang, 300 orang yang mau berangkat, ada tim medis yang memeriksa dan mengevaluasinya. Kalau dia sehat-sehat saja kan tidak ada masalah," sebut dia.
Mantan Wakil Ketua Komisi IX itu mengakui jika langkah tersebut tidak mudah. Seperti keraguan pemerintah Arab Saudi terhadap proses medis yang dilakukan oleh Indonesia. Namun, hal itu bisa didiskusikan.
"Salah satunya mengajak pihak Tanah Suci mendampingi proses observasi. Jangan tiba-tiba dihentikan begitu saja, karena Indoensia itu jemaah paling besar di dunia," ujar dia.
Saat ini, pemerintah Arab Saudi menangguhkan sementara penyelenggaraan umrah. Langkah tersebut sebagai bentuk antisipasi agar virus korona tidak masuk ke Negeri Minyak tersebut.
Kebijakan itu diberlakukan untuk 22 negara, salah satunya Indonesia. Akibat kebijakan tersebut, puluhan ribu jemaah umrah Indonesia gagal berangkat. (OL-1)
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan bahwa jemaah haji Indonesia memperoleh layanan konsumsi terbaik.
Industri haji dan umrah di Indonesia merupakan sektor vital yang tidak hanya mendukung spiritualitas umat Muslim, tetapi juga menyumbang signifikan bagi perekonomian nasional
Garuda Indonesia menargetkan nilai transaksi hingga Rp520 miliar melalui penyelenggaraan Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) 2026
Tidak ada toleransi terhadap kelalaian dan ketidakdisiplinan, mengingat para peserta diklat nantinya akan menjadi ujung tombak pelayanan kepada jemaah haji di Arab Saudi.
Keberadaan petugas haji perempuan dinilai krusial untuk menghadirkan layanan terhadap kebutuhan spesifik jemaah perempuan, yang tidak selalu dapat dilakukan oleh petugas laki-laki.
sebanyak 170 ribu dari total 203.320 jemaah haji reguler 2026 masuk dalam kategori risiko tinggi (risti).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved