Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ATLET mixed martial arts (MMA) atau tarung bebas jarak dekat, Cat Zingano, berpose di Instagram setelah melepas implan payudara.
Dia juga mengungkapkan alasan menjalani operasi eksplan implan payudara karena breast implant illness (BII).
Awalnya, dia tidak mempercayai implan payudara yang dia lakukan bisa berisiko. "Saya sakit, sangat sakit, tanpa penjelasan. Saya pergi ke @drlujeanfeng dan bertemu pria dan wanita yang menderita toksisitas implan yang sama. Beberapa telah implan beberapa dekade, beberapa telah implan selama berbulan-bulan."
Petarung Amerika itu menjalani operasi implan pada 2008. Dan setelah menjalani operasi eksplan, ia telah melihat peningkatan langsung dalam kesehatannya.
Baca juga: Apakah Operasi Memperbesar Payudara Bantu Kepuasan Seks?
"Saya merasa jauh lebih baik sejak eksplan. Saya telah melihat secara langsung betapa buruknya hal itu. Saya masih merehabilitasi paru-paru, tulang rusuk, sistem endokrin, otot, dan beberapa masalah lainnya. Namun, orang-orang dekat saya dan saya semua bisa sepakat bahwa saya melakukan jauh lebih baik daripada yang mereka lihat dalam waktu yang lama," paparnya.
"Pelatihan saya telah meningkat 10 kali lipat dan saya merasakan peningkatan secara keseluruhan secara keseluruhan. Saya memberi tahu ada begitu banyak pemulihan yang akan datang juga."
Baca juga: Berharap Trastuzumab untuk Pasien Kanker Payudara
Berdasarkan penjelansan Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat dalam laman https://www.fda.gov, BII adalah gejala sistemik dampak implan payudara seperti kelelahan, kehilangan ingatan, ruam, 'kabut otak' (brain fog), dan nyeri sendi. Gejala-gejala ini dan apa yang menyebabkannya kurang dipahami. Dan dalam beberapa kasus, pengangkatan implan payudara tanpa penggantian dapat membalikkan gejala penyakit implan payudara. (X-15)
Kenali jenis mastektomi, lama pemulihan, serta cara merawat tubuh dan kesehatan mental setelah operasi kanker payudara.
Menurut data World Health Organization (WHO), pada tahun 2012 terdapat sekitar 40 dari 100.000 perempuan di Indonesia yang didiagnosis dengan kanker payudara.
Jika dibandingkan negara-negara di Asia Tenggara maka Indonesia termasuk salah satu negara dengan bertahan hidup pasien kanker payudara yang rendah.
Studi 11 tahun di tujuh pusat layanan kesehatan New York menunjukkan seperempat kasus kanker payudara terjadi pada perempuan usia 18-49 tahun.
Mahkota Dewa kaya senyawa aktif yang berpotensi melawan sel kanker payudara. Namun, konsumsi tetap harus hati-hati dan tak menggantikan pengobatan medis.
“Dari ibu ke ibu, yang baru saja menderita kanker, saya hanya ingin memeluknya," kata Jessie J
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved