Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia melalui kementerian/lembaga dinilai sudah bekerja sesuai protokol masing-masing dalam penanganan wabah virus korona, termasuk dalam hal evakuasi WNI yang ada di Wuhan. Namun, memang ada persoalan transparansi dan koordinasi lintas sektoral yang membuat kerja pemerintah terlihat tidak sejalan.
Dal hal evakuasi, misalnya, pengamat masalah ekonomi politik Tiongkok Mohammad Cholid melihat masalahnya bukan pada tidak adanya upaya pemerintah. Evakuasi, kata dia, tak bisa sembarangan dilakukan mengingat jika semua negara bergerak melakukan evakuasi berbarengan tentu akan menimbulkan masalah.
"Jika semua negara melakukan evakuasi bersama-sama maka lapangan udara Wuhan juga tidak mampu menampung, semua pasti mau melakukan evakuasi jadi pasti ada prosedur diplomatiknya," kata Cholid dalam diskusi bertajuk 'Bagaimana Kita Menghadapi Virus Corona' di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (1/2).
Nah, cara menghilangkan kecemasan publik terhadap simpang siur evakuasi dan penanganan WNI yang akan dikarantina, Cholid meminta pemerintah membangun komunikasi publik yang lebih baik.
"Krisis penting, seperti kata Winston Churchill, don't waste good crisis, setiap krisis memberikan pelajaran luar biasa buat para pemimpin, jika mengaku sebagai pemimpin, karena beda antara pemimpin dan pejabat," sebutnya.
Cholid menambahkan, tantangan besar para pemimpin ialah membuat komunikasi yang lebih efektif. "Ini penting, satu atau dua kalimat yang kurang arif atau waste apalagi dari seseorang yang punya kedudukan penting dalam pemerintahan itu bisa menghancurkan kepercayaan sekian juta orang. Itu bahaya sekali," paparnya.
Dia menegaskan, pemerintah harus belajar bagaimana meningkatkan komunikasi efektif dan rendah hati, kapan seharusnya berbicara dan berhenti berbicara.
"Kehadiran kita di dunia bukan menunjukkan paling pintar dan benar, tetapi bagaimana memberikan kontribusi positif pada perubahan yang lebih baik, itu tantangan kita semua. Terutama yang memangku dirinya seorang pemimpin," lanjutnya. (X-12)
Melalui analisis genetik pada gigi domba kuno, para ilmuwan berhasil melacak bagaimana bakteri Yersinia pestis, penyebab penyakit pes bermigrasi melintasi Eurasia
Pemerintah pusat mengadakan pertemuan dengan para menteri terkait di Tokyo untuk memastikan kerja sama yang erat antar instansi dalam menangani kasus flu burung yang merebak di Hokkaido.
PENYAKIT tangan, kaki, dan mulut atau flu Singapura selama ini diketahui sering menyerang anak-anak di bawah umur 10 tahun. Namun, ternyata penyakit ini juga dapat menyerang orang dewasa.
Saat ini juga muncul wabah chikungunya yang berlangsung sejak awal tahun, pada Maret lalu terdapat 36 warga terkonfirmasi cikungunya dan pada April ini tercatat 12 kasus.
SEBUAH penyakit misterius telah menyebabkan sedikitnya 60 orang meninggal dunia di tengah-tengah wabah yang terjadi di Republik Demokratik Kongo, demikian ungkap para dokter.
SUPERMARKET di Negara Bagian New York dan sekitarnya membatasi pembelian telur akibat merebaknya wabah flu burung.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved