Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MULAI tahun ini Universitas Terbuka (UT) akan tergabung dalam pelaksana seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) bersama 84 peguruan tinggi negeri (PTN) lainnya yang baru terdaftar.
Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo Widyobroto mengatakan, dari 85 PTN tersebut, 11 di antaranya merupakan Perguruan Tinggi Agama Islam atau Universitas Islam Negeri (UIN).
“Mulai tahun 2020 bertambah ada Universitas Terbuka (UT) yang baru bergabung, tapi hanya ikut di SNMPTN. Itu pun hanya untuk dua program studi yang berhubungan dengan teknologi informasi dengan total daya tampung hanya 50 orang,” kata Budi dalam pernyataan resmi, Rabu (22/1).
Jika Universitas Terbuka hanya ikut di SNMPTN, berbeda dengan UIN yang bisa ikut di SNMPTN maupun Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Namun UIN hanya bisa mengikuti SNMPTN dan SBMPTN untuk bidang studi atau program studi umum.
“Jadi (prodi) yang khusus keagamaan tidak ikut kita,” kata Budi.
Beberapa UIN yang sudah bergabung dengan LTMPT antara lain UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Budi mengatakan, saat ini LTMPT sedang berupaya membangun sinergitas agar politeknik juga bisa bergabung dengan LTMPT. LTMPT akan mengkaji harmonisasi peraturannya terlebih dahulu.
Dia menuturkan, saat ini berdasarkan Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 60 Tahun 2018 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri, politeknik belum bergabung dengan LTMPT. (OL-2)
Abidin juga meminta Kemenag segera membenahi validitas data guru madrasah, baik melalui mekanisme PPPK, ASN, maupun inpassing.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Provinsi-provinsi di kawasan timur Indonesia masih mendominasi angka pernikahan dini tertinggi secara nasional, meski secara umum prevalensi pernikahan anak di Indonesia terus menurun.
Mereka kehilangan rasa aman, rutinitas harian, akses belajar, serta dukungan emosional yang esensial bagi perkembangan mereka.
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved