Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM peneliti dari Flinders University, Australia, mengatakan telah menemukan metode baru untuk mengidentifikasi miopia, pekan lalu.
Tes ini lebih cepat dan lebih murah. Miopia atau rabun jauh diketahui dapat merusak mata dan bahkan menyebabkan kebutaan jika tidak terdiagnosis.
Mereka menemukan optical coherence tomography (OCT), perangkat yang sudah tersedia dalam sebagian besar praktik optometrik, dapat menemukan ketidakberesan pada mata yang disebabkan oleh miopia.
Selain lebih banyak tersedia, OCT juga jauh lebih murah daripada metode alternatif untuk mengidentifikasi miopia, seperti magnetic resonance imaging (MRI). "OCT dapat membantu memantau, mengukur, dan mengeksplorasi efek miopia dan bagaimana hal itu menyebabkan hilangnya penglihatan," kata spesialis mata Flinders University, Stewart Lake.(Xinhua/Hym/X-10)
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
Perlu ada upaya-upaya yang dapat memperlambat progresi miopia. seperti meningkatkan perhatian pada gaya hidup anak, terapi tetes mata, serta penggunaan lensa-lensa khusus.
Sekitar 10 persen dari 66 juta anak usia sekolah mengalami gangguan mata akibat kelainan refraksi, sehingga membutuhkan kacamata lensa minus.
Progresivitas kasus miopia atau yang lebih dikenal dengan rabun jauh atau mata minus pada anak usia sekolah dilaporkan terus meningkat.
Doa agar penglihatan kita tajam dan tidak rabun disampaikan KH Achmad Chalwani sebagaimana dilansir nuonline_id di Instagram. Awalnya, ia bercerita tentang naik haji.
Saat ini banyak anak usia sekolah menunjukkan gejala gangguan refraksi, khususnya miopia seperti rabun jauh atau mata minus, saat proses belajar mengajar di sekolah.
Gapopin atau Gabungan Pengusaha Optik Indonesia menggelar pemeriksaan mata gratis dan pembagian 5000 kacamata kepada masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved