Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mencatat terdapat sebanyak 845 kasus leptospirosis di Indonesia sepanjang 2019. Adapun, 125 orang di antaranya meninggal dunia.
Sementara itu, kasus tertinggi terjadi di wilayah Jawa Tengah, yaitu sebanyak 458 kasus yang menewaskan 67 orang.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, leptospirosis terjadi akibat bakteri leptospira.
"Bakteri leptospira masuk lewat kulit yang lecet atau selaput lendir pada saat kontak dengan banjir, genangan air sungai, danau, selokan, saluran air, sawah, dan lumpur," kata Nadia kepada Media Indonesia, Selasa (21/1).
Nadia mengungkapkan, di Indonesia sendiri kasus leptospirosis memang tidak tergolong besar. Mayoritas disebabkan oleh kontak manusia dengan tikus.
"Tikus sendiri tidak sakit tetapi penyakit ini terminal manusia," kata Nadia.
"Kalau bandingkan kasus lain tidak rutin kita temukan tetapi masalahnya adalah dapat menyebabkan kejadian luar biasa (KLB) dan cepat menyebabkan kematian," imbuhnya.
Baca juga: Waspada Leptospirosis saat Banjir, Lakukan Enam Hal Antisipasi
Adapun, gejala leptospirosis yang harus diwaspadai oleh masyarakat ialah demam mendadak, lemah, mata merah, sakit kepala, kekuningan pada kulit, dan nyeri otot betis.
Apabila mengalami gejala tersebut, Nadia mengimbau kepada masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
"Selain itu cara pencegahannya adalah dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat. Cuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas, dan menggunakan sarung tamgan dan sepatu boots saat membersihkan rumah atau selokan," tandasnya. (A-2)
Penyemaian dilakukan pada area target di perairan utara Jawa Tengah dengan jarak 52–82 nautical mile dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Cuaca ekstrem berpotensi merata di seluruh daerah di Jawa Tengah sehingga warga diminta untuk waspada terhadap dampak yang ditimbulkan.
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
CUACA ekstrem masih terjadi puluhan daerah di Jawa Tengah Sabtu (24/1) mengakibatkan bencana hidrometeorologi.
Cuaca ekstrem kembali merata berpotensi di 33 daerah di Jawa Tengah Jumat (23/1), selain masih ada air laut pasang (rob), gelombang tinggi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan satu anak dengan gizi buruk, satu anak stunting, dan enam anak dengan gizi kurang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved