Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGUNAAN jamu dan terapi tradisional untuk pengobatan harus dimulai di rumah sakit agar masyarakat percaya.
"Tinggal pengemasan agar (obat tradisional) bisa menasional dan mendunia,. Dengan rumah sakit mengemas pengobatan tradisional ini, kepercayaan masyarakat terhadap jamu-jamuan akan meningkat," kata Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Yogyakarta, Sabtu (21/12).
Sehingga, masyarakat akan menggunakan obat-obatan tradisional yang ada di rumah sakit.
Menurut Terawan, pengobatan tradisional yang kita miliki sangat potensial, tetapi belum dikemas dengan baik. Yang menjadi tantangan pengembangan pengobatan tradisional adalah sikap kita sendiri yang meremehkannya.
Padahal, orang asing banyak yang membuka spa dan memanfaatkan nama jamu dalam terapinya.
Ada dua rumah sakit yang dinilai baik dalam pengembangan pengobatan tradisional, yaitu RSUP Sardjito dan RSUP Sanglah.
Ia mendorong rumah sakit lain bisa mengembangkan pengobatan tradisional. "Dengan berkembangnya tradisional, ketahanan kesehatan nasional juga akan naik," kata dia.
Generasi milenial, lanjut dia, juga akan tertarik mengonsumsi jamu dengan kemasan yang menarik. Mereka cenderung mengonsumsi sesuatu yang mudah dimengerti, simpel, dan nyaman.
Ia mencontohkan, anak muda bisa ditantang untuk mengonsumsi kopi brotowali. Kopi brotowali pun dibuat sesuai tingkatan (grade) agar anak muda lebih tertantang.
Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan menyatakan, ada dua potensi wisata untuk pengobatan tradisional, yaitu medical tourism dan witness tourism. Pilot project program itu di Yogyakarta dan Bali. "Kami mengembangkan pengobatan tradisional sejak 2010, seperti akupuntur dan poly
herbal. Welcome drink kami pun dari jamu," terang dia.
Dokter-dokter di RSUP Sardjito, kata dia, banyak yang mendedikasikan diri untuk memadukan ilmu barat dengan pengobatan tradisional. Pengobatan tradisional yang diberikan, mulai dari terapi saraf hingga jamu untuk penyakit dalam.
Terkait harga, kata dia, tergantung kandungan herbal yang ada dalam jamu tersebut. Namun, harga obat herbal rata-rata lebih murah dibanding dengan obat kimia. (X-15)
Baca juga: Ini Tawaran Solusi Menkes Terawan terkait Defisit BPJS
Baca juga: Melirik kantin Sehat Kemenkes, Tempat Menkes Terawan Sarapan
Baca juga: Kemenkes Ambil Alih Izin Edar Obat
Penyakit Tidak Menular (PTM) kini mengintai usia produktif. Kenali gejala, data terbaru 2026, dan panduan deteksi dini untuk menjaga produktivitas masa depan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan dr. Piprim Basarah Yanuarso diberhentikan dari PNS karena pelanggaran disiplin.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, teknologi genomik memungkinkan pemeriksaan kesehatan menjadi lebih personal.
Spesialis dermatologi dr. Riva Ambardina Pradita menekankan pentingnya hidrasi dan penggunaan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit selama puasa Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved