Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM 5.000 Doktor yang sudah berjalan selama lima tahun diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).
“Program ini muncul lantaran dilatarbelakangi oleh tiga hal. Pertama, mendukung penuh arah dan tujuan pembangunan yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. Terutama dalam menciptakan Indonesia Maju melalui SDM unggul,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin dalam perayaan ulang tahun ke-5 Program 5.000 Doktor serta peluncuran Integrated Master-Doctor (IMD) Program, di Jakarta, Selasa (17/12).
Kedua, lanjut dia, kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi agama Islam sehingga mendapat pengakuan global. Hal ini akan berdampak pada penguatan daya saing di kawasan ASEAN karena adanya peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan. Aspek ketiga ialah mendukung transformasi institusi di lingkungan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).
“Saat ini berlangsung proses transformasi dari sekolah tinggi menuju institut, lalu institut jadi universitas. Dalam proses transformasi, diperlukan SDM yang memiliki kualifikasi gelar doktor dalam berbagai bidang keilmuan,” imbuh Kamaruddin.
Sebagai gambaran, kini terdapat sekitar 12% atau 3.502 dosen PTKI yang sudah meraih gelar doktor. Adapun 82% atau 23.461 masih berada pada level magister, dan 6% atau 1.514 lainnya masih berstatus S-1. “Dosen atau tenaga pendidik di perguruan tinggi seharusnya berkualifikasi S-3 atau doktor. Ini jadi perjuangan Kementerian Agama dan Indonesia untuk meningkatkan kualifikasi dosen yang harapannya bisa berkontribusi pada daya saing bangsa,” ucap dia.
Lebih lanjut, ia menyatakan Program 5.000 Doktor telah mengembangkan sejumlah program inovatif. Selain program beasiswa reguler, yakni para penerima beasiswa bisa memilih studi doktoral di kampus terbaik dunia, terdapat skema beasiswa customized program.
Dalam skema beasiswa customized program itu, penerima beasiswa dapat menentukan pilihan studi di kampus yang menjadi mitra Kementerian Agama. Beberapa skema beasiswa yang sudah dikembangkan, misalnya MoRA-Leiden Scholarship on Religion and Society di Belanda, MoRA-McGill Scholarship on Religion and Society di Kanada, kemudian MoRA-Coventry Scholarship on Trust, Peace, and Social Relations di Inggris.
Skema selain dengan Kanada, Inggris, dan Belanda ada skema lain yang sudah berjalan yaitu dengan Perancis MoRA-INSA Scholarship on Applied Science and Technology (SAST), dengan Australia yaitu MoRA-ATN Research and Innovation Scholarship (MoARIS) dan skema Special Pathways Leading to PhD (SPLP) juga dengan Australia. Kemudian dengan Mesir MoRA-Arab League Scholarship on Philology dan MoRA-Canal Suez University on Arabic Teaching.
“Kami juga menginisiasi kerja sama baru dengan kampus di Maroko, Korea Selatan, Amerika Serikat, Selandia Baru, dan Irlandia. Manfaat yang diperoleh seperti kandidat mendapat program pelatihan bahasa di negara tujuan, sistem monitoring dan evaluasi yang lebih terstruktur. Selain itu, Kementerian Agama juga lebih fokus mengirim dosen untuk bidang tertentu, sesuai kebutuhan dan prioritas PTKI,” papar Kamaruddin.
Ke depan, Kementerian Agama akan meningkatkan kerja sama dengan beberapa kampus luar negeri. Tentunya sesuai kebutuhan peningkatan kualitas PTKI di Indonesia.
Sebagai salah satu inovasi baru Program 5.000 Doktor, pada kesempatan ulang tahun ke-5 itu, diluncurkan program baru bernama Integrated Master-Doctor Program (IMD).
Program ini bertujuan memberikan kesempatan kepada alumni terbaik PTKI untuk menempuh jenjang pendidikan master atau S-2, kemudian berlanjut tingkat doktor di luar negeri. Peluncuran disaksikan sejumlah duta besar negara sahabat.
“Nantinya lulusan program ini wajib kembali ke Indonesia. Kemudian, mereka ditempatkan di kampus PTKI sebagai staf pengajar atau membantu pelayanan kepada masyarakat di Kementerian Agama. Sebelumnya, kami juga telah mengadakan program talent scouting untuk menjaring kandidat terbaik dari sejumlah kampus PTKI di Indonesia,” tutup Kamaruddin. (Tes/S5-25)
Dengan 98.036 Guru lulus PPG Batch 4, total guru binaan Kemenag yang telah tersertifikasi hingga saat ini mencapai 659.157 Guru.
Cek Jadwal Imsak Medan hari ini 21 Februari 2026 (3 Ramadan 1447 H). Data resmi Binmas Islam Kemenag untuk waktu imsak, subuh, dan buka puasa di Medan.
Jadwal imsak Bandung hari ini Sabtu 21 Februari 2026 (3 Ramadan 1447 H). Cek waktu sahur dan buka puasa resmi Binmas Islam Kemenag di sini.
Jadwal Imsakiyah Bandung 2 Ramadan atau 20 Februari 2026. Cek waktu Imsak, Subuh, dan Buka Puasa resmi dari Bimas Islam Kemenag RI di sini.
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) menerima bantuan kurma sebanyak 100 ton dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk didistribusikan kepada masyarakat selama Ramadan 1447 Hijriah.
Cek jadwal buka puasa hari ini di Medan & sekitarnya, Kamis 19 Februari 2026. Jadwal azan maghrib resmi dari Binmas Islam Kemenag RI untuk 1 Ramadan 1447 H.
Dengan kehadiran Job Fair & Internship Expo, sama-sama memberi benefit untuk kampus dan industri.
Selain itu, terdiri atas 3 titik parkir, Privilege Parking Spot merupakan area parkir dedicated yang disediakan khusus untuk semua jenis kendaraan elektrifikasi Toyota dan Lexus.
Menaker Ida menegaskan bahwa gedung WDC sebagai bentuk jawaban Pemerintah (BBPVP Bandung) terhadap kebutuhan anak-anak muda di Bandung dan sekitarnya.
Masakan yang dikurasi secara ahli oleh Chef Daniel Chaney, menjanjikan simfoni rasa yang akan membuat lidah Anda terpuaskan.
Bali Safari & Marine Park, salah satu taman safari terbesar di Indonesia, secara rutin mengadakan acara yang dikenal sebagai ‘Hari Harimau’ untuk menghormati dan menyelamatkan harimau.
Program Beasiswa The Future Leader (TFL) menawarkan beasiswa penuh untuk Magister Manajemen di PPM School of Management, yang memiliki dedikasi tinggi dalam pengembangan ilmu manajemen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved