Senin 02 Desember 2019, 18:35 WIB

Indonesia Harus Ngotot di COP25

Thalatie K Yani | Humaniora
Indonesia Harus Ngotot di COP25

MI/ M Irfan
Muhaimin Iskandar

 

WAKIL Ketua DPR Muhaimin Iskandar mengungkapkan Indonesia harus ngotot dalam negosiasi menentukan kewajiban negara-negara di dunia pada Konferensi perubahan iklim (COP) ke-25 di Madird, Spanyol. Pasalnya Indonesia memiliki peran yang sangat strategis dan diperhitungkan.

"Indonesia dalam COP25 ini harus ngotot ikut bernegosiasi menentukan kewajiban negara-negara di dunia. Indonesia dan peran kita sangat strategis dan sangat diperhitungkan. Tidak hanya dituntut juga menuntut peran-peran dari negara lain," ujar Muhaimin di Pavilion Indonesia, COP25, Senin (2/12).

Melalui konferensi yang diselengarakan UNFCCC ini, kata Cak Imin, semua negara yang terlibat harus memiliki aksi nyata dalam mengurangi pemanasan globat.

"Indonesia harus proaktif degan pembukaan paviliun ini, menjadi bagian menjaga pemanasan global. Diskusi yang melibatkan pelaku industri global dalam menjaga pemanasan global. Terutama kampanye persyaratan penting investasi dalam menjaga pemanasan global," ujarnya.

Tidak semata keterlibatan luar negeri, tapi juga dalam negeri. Seperti mendorong keerlibatan politik, tokoh-tokoh keagamanan termasuk di DPR. Ketua umum PKB itu juga menegaskan DPR tengah mendorong terwujudnya Udang Undang hijau. "DPR juga membuat undang-undang hijau, bisa berbentuk undang-undang perubahan iklim, undang-undang strategis bagi terwujudnya industri yang ramah lingkungan," ujarnya.

Lebih lanjut ia menekankan perlunya aksi nyata perubahan iklim yang berasal dari pengaruh emisi dan perubahan lingkungan. Sehingga diperlukan keterlibatan semua pihak dan sektor untuk mengurangi emisi yang memberikan kontribusi terhadap pemanasan global.

"Nampaknya ancaman perubahan iklim belum menjadi kesadaran, terutama masyarakat kita terutama masyarskat industri, masyarakat pada umumnya," ujarnya.

Dalam COP25 ini diikuti 197 negara pesarta yang berlangsung 2-13 Desember. Pembukaan COP25 sudah dilakukan Carolina Shmidt Zaldivar, menteri lingkungan hidup Chilie. Senin (2/12) pagi waktu Madrid, atau pukul 14.00. (OL-8)

Baca Juga

Dok Benihbaik

Masyarakat Perlu Edukasi Penyakit Langka pada Anak

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 01 Maret 2021, 07:50 WIB
Hari Penyakit Langka diperingati setiap 28 Februari, sebagai sarana mengedukasi masyarakat di tengah pandemi covid-19, tentang apa itu...
Antara/Hafidz Mubarak

Menkes Harapkan PTGMI Bantu Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 01 Maret 2021, 05:03 WIB
SELURUH tenaga kesehatan termasuk terapis gigi dan mulut diharapkan bisa memberikan teladan dan pendidikan yang baik kepada masyarakat...
ANTARA

IPB Siap Bantu Uji Preklinik Vaksin Merah Putih

👤Dede Susianti 🕔Senin 01 Maret 2021, 02:44 WIB
IPB siap membantu uji preklinik vaksin Merah Putih sebagai upaya penanggulangan pandemi covid-19 di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya