Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
SERANGGA menyerbuki bunga dan mengurai limbah sangat penting.
Meskipun peneliti memperingatkan efek negatif perubahan iklim dan hilangnya habitat, kini mereka menyalahkan penyebab baru dari penurunan populasi serangga di seluruh dunia, yakni polusi cahaya.
Para ahli menganalisis sekitar 200 studi untuk menyimpulkan bagaimana polusi cahaya berkontribusi pada apa yang disebut kiamat serangga. Para peneliti melaporkan cahaya tetap berdampak pada bagaimana spesies serangga bergerak, mencari makan, bereproduksi, dan berkembang.
"Kita kehilangan serangga, Anda juga mati," kata Brett Seymoure, peneliti dari Washington University, AS. (Foxnews/Hym/X-3)
Ekspedisi CEFAS mengungkap rahasia laut dalam Karibia. Ditemukan gunung bawah laut, "blue hole" raksasa, hingga terumbu karang purba yang tak tersentuh perubahan iklim.
Penelitian terbaru di jurnal Nature mengungkap fakta mengejutkan. Serangga di wilayah tropis, termasuk Amazon, terancam punah karena tidak mampu beradaptasi dengan kenaikan suhu ekstrem.
Suhu Greenland Maret 2026 menunjukkan tren menghangat yang mengkhawatirkan. Simak update terbaru mengenai "Zona Gelap" dan dampaknya bagi permukaan laut dunia.
Ilmuwan mengungkap penyebab zona gelap di lapisan es Greenland. Debu kaya fosfor memicu pertumbuhan alga yang mempercepat pencairan es akibat perubahan iklim.
Peneliti menemukan bahwa kenaikan kadar CO2 di atmosfer mulai mengubah kimia darah manusia, termasuk kenaikan bikarbonat yang signifikan.
Studi terhadap 5 juta kelahiran di Afrika dan India mengungkap tren mengejutkan, paparan panas saat hamil menurunkan jumlah bayi laki-laki yang lahir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved