Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA Selasa (5/11) lalu, Forum Dewan Guru Besar Indonesia (FDGBI) dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar Kongres dan Seminar Internasional FDGI IV yang membahas peran bahasa Indonesia.
Dakam kongres yang dihadiri 154 guru besar dan 31 delegasi dari perguruan tinggi baik negeri dan swasta, dibahas dan dideklarasikan bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmiah internasional.
Kongres pun melakukan deklarasi bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional dengan menyatakan, “Kami ilmuwan Nusantara bersepakat dan berjanji untuk menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmiah internasional.”
Dengan memiliki populasi terbesar keempat di dunia, bahasa Indonesia memberikan pengaruh yang banyak terhadap khazanah kebahasaan internasional. Sehingga, Indonesia mempunyai potensi untuk menginternasionalkan bahasanya.\
"Ini adalah prakarsa luar biasa. Sebagai pencinta bahasa Indonesia, saya mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih banyak kepada Forum Dewan Guru Besar Indonesia (FDGBI) dan delegasi Dewan Guru Besar serta pakar internasional," ujar dosen Institut Agama Islam Al-Ghurabaa Jakarta, Edi Sugianto dalam keterangannya, Rabu (13/11).
Menurut Edi, sebagaimana hasil diskusi pleno, terdapat beberapa alasan bahwa bahasa Indonesia layak menjadi bahasa ilmiah internasional. Pertama, hingga saat ini, bahasa Indonesia telah diajarkan di 45 negara. Kedua, telah memiliki kosa kata lebih dari 100.000 dan istilah keilmuan di berbagai disiplin ilmu.
“Ketiga, jutaan orang di berbagai negara, utamanya ASEAN telah memahami bahasa Indonesia dengan cukup baik,” kata Edi.
Di samping itu, terdapat juga sejumlah negara yang mendukung bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa internasional, antara lain Vietnam, Thailand, Australia, Kanada, Rusia, dan Amerika, dan lain-lain. Sedikitnya ada 219 lembaga di 74 negara, di dalam negeri dan luar negeri.
"Anehnya, animo masyarakat dunia untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional kedua, ketiga, atau pun keempat adalah kontradiktif dengan semangat masyarakat Indonesia sendiri,” ujarnya.
“Jangankan yang awam, selevel akademisi dan pengamat yang sering tampil di televisi pun lebih gemar mencampuradukkan bahasa Indonesia dengan bahasa asing, padahal tidak semua pendengar mengerti penjelasannya," ucap Edi.
Ironisnya lagi, menurut Edi, akhir-akhir ini anak-anak milenial lebih menggandrungi istilah-istilah asing ketimbang bahasa Indonesia yang baik dan benar. Di antara penyebabnya adalah pembelajaran bahasa Indonesia yang membosankan.
“Dengan demikian, para pendidik perlu memperhatikan aspek metodologi pembelajaran bahasa Indonesia, sehingga menjadi menyenangkan,” tegas Edi.
Menduniakan bahasa Indonesia, kata Edi, semestinya dimulai dari diri sendiri, keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pemerintah juga harus menggalakkan kembali ajakan mengindonesiakan bahasa Indonesia.
Selain itu, Edi berharap perlunya pula peran dari insan pers. Bahasa Indonesia dikenal secara luas tidak lepas peran media massa. Media bukan sekadar alat komunikasi dan informasi, namun juga mengusung misi pendidikan dan pencerdasan secara kolosal.
"Pelaku media wajib meneladankan penggunaan bahasa Indonesia yang benar dan menarik. Menguasai keterampilan berbahasa dan mematuhi kode etika jurnalistik merupakan tolak ukur media yang keren. Sebab, media massa memengaruhi pola pikir dan perilaku publik secara masif," pungkasnya. (OL-09)
STEFANIA Giannini (2026), Assistant Director-General for Education UNESCO, mengemukakan sistem pendidikan tinggi memainkan peran strategis dan tak tergantikan dalam membangun masyarakat
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Program studi yang selaras dengan minat umumnya akan membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalani perkuliahan.
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Kemenkumham Imigrasi sesuaikan jam layanan selama Ramadan 1447 H. Simak jadwal buka paspor, UKK, dan immigration lounge di seluruh Indonesia.
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Pengamat menilai keberanian pemberantasan korupsi diapresiasi.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily membuka P3N Angkatan ke-27 dengan harapan melahirkan pemimpin nasional berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved