Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BONUS demografi akan berhasil membawa Indonesia pada kemajuan apabila memenuhi prasyarat yang diperlukan. Yaitu, remaja yang sehat dan berkualitas, sehingga pada saatnya remaja mampu berkontribusi sebagai generasi yang produktif.
Namun untuk memanfaatkan bonus demografi terdapat sejumlah tantangan dari berbagai aspek. Mulai dari pendidikan masyarakat, tingkat kesehatan, dan partisipasi perempuan dalam angkatan kerja yang masih rendah. BKKBN sebagai salah satu instansi yang berpartisipasi aktif dalam pembinaan remaja berupaya memaksimalkan bonus demografi dengan cara mengembangkan kualitas pribadi remaja.
"Ada 5 transisi remaja yg kita harus kita tampung yaitu melanjutkan sekolah, mencari pekerjaan, memulai kehidupan berkeluarga, menjadi anggota masyarakat, dan mempraktekkan hidup sehat," kata Sekretaris Utama BKKBN, Nofrijal di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (26/10).
Ia mengungkapkan, langkah konkret BKKBN untuk memanfaatkan bonus demografi yaitu menciptakan program Generasi Berencana (GenRe). Program tersebut dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja sehingga mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan, berkarir, kerja, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.
"GenRe menyiapkan pribadi yang matang dalam membangun keluarga yang harmonis, memantapkan perencanaan dalam menata kehidupan untuk keharmonisan keluarga, melalui Pendewasaan Usia Perkawian (PUP), 21 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria," ujarnya.
Adapun, sosialisasi GenRe dilakukan lewat Pusat Informasi dan Konseling Remaja/Mahasiswa (PIK R/M) yang ada di lembaga pendidikan.
Untuk memperingati Hari Santri, BKKBN juga menyelenggarakan sosialisasi GenRe dalam acara Gebyar Aksi Akademi Kreatif Santri di Lombok Timur. Dalam acara tersebut, BKKBN mensosialisasikan Kesehatan Reproduksi Remaja, pendewasaan usia perkawinan, TRIAD KRR (Tidak Menikah Dini, Tidak Seks Pra Nikah, Tidak NAPZA), persiapan kehidupan berkeluarga, keterampilan hidup (life skill), penanaman nilai 8 fungsi keluarga, dan kependudukan serta bonus demografi.
baca juga: Balai Arkeologi Papua Temukan Situs Yope di Kampung Dondai
Asisten 1 Sekretaris Daerah Provinsi NTB Baiq Eva Nurcahyaningsih mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi inisiatif BKKBN untuk mendorong kualitas pribadi remaja dengan mengadakan program tersebut.
"Tepat sekali kalau kegiatan ini dilakukan, apalagi di Lombok Timur yang penduduknya paling banyak. Kasusnya juga paling tinggi. Jadi pas juga pemilihan lokasi di pondok pesantren yang ada di Lombok. Jika Lombok Timur selesai maka 1/4 masalah NTB sudah bisa terselesaikan hanya dari Lombok Timur," ujarnya. (OL-3)
Moody’s menahan rating Indonesia di Baa2. Pemerintah klaim ekonomi dan fiskal tetap kuat, defisit terjaga, Danantara dan MBG jadi tumpuan investasi.
Universitas Satya Negara Indonesia secara resmi mengukuhkan Prof. Dr. Yusriani Sapta Dewi, M.Si. sebagai Guru Besar Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik USNI.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Potensi bonus demografi 2045 terancam gagal total jika usia produktifnya lumpuh akibat utang dan mentalitas instan.
Generasi muda perlu ruang untuk kembali merumuskan harapan dan arah masa depan.
Jika bonus demografi ini bisa dikapitalisasi dengan benar, negara akan bisa melakukan saving dan reinvestasi setiap tahun.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Analis Kebijakan BNPT Haris Fatwa Dinal Maula, mengungkapkan bahwa ancaman terorisme dan radikalisme masih nyata di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Meski jangkauan tim sudah cukup luas, Safrina mencatat masih ada beberapa wilayah yang belum tertangani sepenuhnya karena kendala akses.
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
PT Hengjaya Mineralindo resmi berkolaborasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengimplementasikan program Taman Asuh Sayang Anak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved