Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN Umum Jasa Tirta II terus meningkatkan upaya dan komitmennya dalam menata dan mengelola Sumber Daya Air sebagai sumber kehidupan. Kali ini, Program Konservasi Sungai melalui aplikasi Biogas dari kotoran hewan mendapat pengakuan dunia internasional dalam ajang ASEAN Renewable Energy Project Award 2019 di Bangkok, Thailand, Rabu (4/9).
Direktur Utama Jasa Tirta II U. Saefudin Noer, menyampaikan kabar gembira dan bersyukur bahwa salah satu program Konservasi Sungai dengan Biogas berbasis pemberdayaan masyarakat menerima penghargaan bergengsi tersebut.
Ia mengatakan, penghargaan ini diperoleh dari hasil kerja keras Jasa Tirta II dalam upaya memelihara sumber daya air.
Program Jasa Tirta II dalam Project River Conservation with Renewable Energy (Biogas kotoran sapi) yang diusung bersama Yayasan Rumah Energi mendapat anugerah 2nd Runner Up dalam kategori Thermal Off-grid Renewable Energy, dan satu-satunya proyek EBT dari Indonesia yang mendapat penghargaan pada ajang tersebut.
Penghargaan River Conservation with Renewable Energy diterima oleh Direktur Executive Yayasan Rumah Energi, Rebekka S Angelyn, dan Kepala Divisi Pengelolaan Proyek Jasa Tirta II, Dadang Hidayat.
Hadir pada kesempatan tersebut pemenang dari berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Myanmar, Brunei Darussalam.
ASEAN Energy Awards merupakan penghargaan tertinggi di Asia Tenggara untuk keunggulan di bidang energi. Penghargaan ini diharapkan menjadi instrumen untuk mempromosikan teknologi batubara bersih (CCT), efisiensi energi, dan pengembangan energi terbarukan serta berkontribusi terhadap keberlanjutan energi.
Proyek Konservasi Sungai melalui biogas merupakan bagian dari langkah nyata Jasa Tirta II dalam meningkatkan kualitas air Sungai Citarum, sebagai bagian dari Program Citarum Harum.
Kondisi di Sungai Citarum Hulu sangat memprihatinkan dari sisi tingginya erosi akibat penggundulan hutan, pencemaran dari limbah kotoran ternak yang berasal dari peternakan sapi.
Dimulai pada 2016, Jasa Tirta II mencetuskan proyek konservasi sungai melalui pemanfaatan biogas bersama Yayasan Rumah Energi dengan konsep Pemberdayaan Masyarakat.
Baca juga: Tranportasi Ramah Lingkungan Menjadi Keharusan
Melalui proyek tersebut, limbah kotoran sapi yang semula dibuang ke sungai dialihkan menjadi biogas sehingga masyarakat menikmati energi gas yang dapat digunakan untuk memasak dan penerangan rumah, serta produk lain yaitu pupuk, bio-slurry dan ternak cacing.
Dihubungi secara terpisah, Direktur Utama Perum Jasa Tirta II, U Saefudin Noer, menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan transformasi di bidang pengusahaan dan pengelolaan SDA.
"Sebagai mitra strategis Pemerintah dalam pengusahaan dan pengelolaan SDA, kami terus mengupayakan agar sektor SDA benar-benar dapat memakmurkan rakyat di bidang ketahanan energi, ketahanan air dan kedaulatan pangan melalui konsep one river one management oleh BUMN sehingga peningkatan dan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh pemanfaat SDA dapat tercapai," kata Saefudin.
Program Konservasi Sungai dengan Biogas ini seperti diketahui selain memberikan dampak pada peningkatan kualitas air Sungai Citarum, juga dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi para peternak.
Peternak mendapatkan manfaat dan keuntungan dari keberadaan biogas untuk akses energi yang digunakan sebagai bahan bakar masak dan penerangan.
"Petani sapi mendapat keuntungan berupa penghematan karena konversi dari LPG ke Biogas, juga pupuk dan hasil ternak cacing dari bio-slurry. Jadi masyarakat terlibat dalam pemeliharaan sumber daya air dan kedaulatan energi," ucap Saefudin.
Terkait penghargaan dari ASEAN Energy Awards, Saefudin mengatakan pihaknya berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program Konservasi Sungai dengan Biogas dan berharap untuk terus dikembangkan lebih luas lagi. (RO/OL-1)
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
Bencana banjir terparah saat ini melanda Desa Tebing Tinggi di Kabupaten Balangan, ketinggian air mencapai lebih dua meter
Mikroplastik tidak hanya membawa risiko dari bahan dasarnya sendiri seperti ftalat dan BPA yang bersifat pengganggu hormon, tetapi juga bertindak seperti magnet yang menyerap racun lain
Miliaran tahun silam, air pernah mengalir di permukaan Mars. Para ilmuwan sepakat bahwa planet ini pernah memiliki jaringan Sungai.
Perubahan warna air kali terjadi pada Sabtu (4/10) sore hingga petang kemarin.
Pada era modern saat ini, peradaban terbaik untuk Kabupaten Bekasi adalah mengembalikan hamparan sungai sepanjang mungkin tanpa ada yang membatasi.
Nilai sebuah perusahaan saat ini tidak lagi ditentukan terutama oleh aset fisik, melainkan oleh kekuatan aset tak berwujud, khususnya merek.
PHE ONWJ dianugerahi penghargaan dalam kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati melalui program OTAK JAWARA.
Sebanyak 32 kategori penghargaan telah disiapkan untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada para nomine yang telah mewarnai dunia hiburan sepanjang tahun lalu.
Selain kapasitasnya sebagai pendakwah nasional, kreativitas Ustaz Abdul Somad dalam mengemas pesan agama menjadi poin utama penilaian.
Kabupaten Mimika meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) tahun 2026 untuk kategori Madya.
Realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung per 31 Desember 2025 mencapai Rp1,8 triliun, dari yang ditargetkan APBD Perubahan (APBD-P) 2025 sebesar Rp2,2 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved